Analisis Pengetahuan Dan Sikap Wanita Hamil Terhadap Swamedikasi Di Wilayah Kota Yogyakarta
Abstract
Latar Belakang: Swamedikasi adalah pengobatan keluhan penyakit ringan yang diobati sendiri. Pada wanita hamil swamedikasi harus dilakukan dengan hati-hati. Pengetahuan dan sikap yang cukup dalam menggunakan obat selama kehamilan, diperlukan untuk mengurangi risiko berbahaya bagi ibu dan janin.
Tujuan: Mengetahui hubungan karakterisitik dengan pengetahuan dan sikap wanita hamil terhadap swamedikasi di wilayah Kota Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik rancangan cross sectional. Sampel merupakan wanita hamil yang memenuhi kriteria inklusi yang berjumlah 150 sampel. Pengumpulan data dilakukan selama periode Maret-Mei 2024 dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji rank spearman dan chi square.
Hasil: Karakterisitik responden yaitu usia 20-30 tahun (56%), usia kehamilan trimester III (53,3%), jumlah kehamilan primigravida (54,6%), pendidikan terakhir SMA/Sederajat (57,3%), tidak bekerja (64,6%), pendapatan keluarga Rp. >3.000.000 (60%), jarak rumah ke fasilitas kesehatan >2 km (54,6%), tidak ada penyakit kronis selama hamil (77,3%). Tingkat pengetahuan wanita hamil yang melakukan swamedikasi (62%) dan tidak melakukan swamedikasi (52,1%) dikategorikan tinggi dan sikap wanita hamil yang melakukan swamedikasi (84,8%) dan tidak melakukan swamedikasi (80,2%) dikategorikan positif.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dan penyakit kronis dengan sikap swamedikasi yaitu nilai p value 0,032 dan 0,002 kurang dari 0,05.
Collections
- Pharmacy [1902]
