Studi Migrasi Bisfenol A pada Air Minum Kemasan Galon Secara Spektrofotometri UV-VIS
Abstract
Air mineral memiliki berbagai macam bentuk kemasan berbahan dasar plastik salah satunya adalah galon. Bahan utama pembuatan galon yaitu polikarbonat yang tersusun dari monomer BPA dan difenil karbonat, meski tidak dipergunakan pada produk air minum secara langsung, nyatanya kandungan BPA pada kemasan dapat mencemari air minum melalui peristiwa migrasi. Air yang mengandung BPA dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan misalnya memicu perubahan sistem hormon tubuh dan menyebabkan beberapa gangguan kesehatan. Oleh karena itu, dilakukan kuantifikasi migrasi cemaran BPA pada air minum kemasan galon menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada Amax 276,5 nm. Kajian migrasi dilakukan dengan memanaskan botol galon di bawah sinar matahari selama ±7 hari. Hasil yang diperoleh dari parameter validasi pengukuran seperti nilai linearitas dengan koefisien korelasi sebesar 0,9977, LoD sebesesar 0,0121 ppm, LoQ 0,0405 ppm. Nilai pengukuran juga menunjukkan nilai presisi yang dinyatakan sebagai %RSD pada hari ke 0, 3 dan 6 secara berturut-turut sebesar 9,72%, 3,48, dan 2,05%. Sedangkan nilai akurasi yang dihitung sebagai %recovery pada hari ke 0, 3 dan 6 secara berturut-turut adalah 104,58, 103,51%, dan 111,40%. Parameter estimasi ketidakpastian dari hasil pengukuran sampel pada hari ke 0, 3 dan 6 secara berturut-turut sebesar 0,0049 ± 0,0105 ppm, 0,0483±0,1002 ppm, dan 0,0786 + 0,1751 ppm. Dari hasil pengujian membuktikan bahwa BPA dapat bermigrasi karena ada pengaruh pemanasan. Namun, kadar yang diperoleh masih di bawah batas minimum standar baku yang ditetapkan.
Collections
- Chemical Analyst [441]
