• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemberian Ekstrak Batang dan Daun Ciplukan (Physalis Angulata L.) terhadap Derajat Inflamasi Lobus pada Hepar Tikus Wistar yang Diinduksi Dislipidemia

    Thumbnail
    View/Open
    19711181.pdf (1.925Mb)
    Date
    2022
    Author
    Safira, Nazala
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Gaya hidup sedentari dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan dislipidemia. Dislipidemia merupakan penyakit yang ditandai dengan gangguan kolektif dari lipoprotein. Gangguan kolektif lipoprotein tersebut mempengaruhi kadar lipid dalam tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya non- alcoholic fatty liver disease (NAFLD). Terapi sebelumnya yaitu golongan statin untuk memperbaiki kadar lipid tubuh. Namun, terapi farmakologi terdapat efek samping sehingga dibutuhkan terapi menggunakan tanaman herbal yang efek sampingnya lebih sedikit. Salah satunya yaitu menggunakan tumbuhan ciplukan (Physalis angulata L.). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian batang dan daun ciplukan terhadap derajat inflamasi lobus hepar pada tikus wistar yang diinduksi dislipidemia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional study. Subjek penelitian berasal dari organ hepar penelitian sebelumnya yang terdiri dari 4 kelompok yaitu I (K-), II (K+), III (KA), dan IV (KB). Organ hepar kemudian dibuat preparat histologi dengan pewarnaan Hematoksilin- Eosin (HE). Pembacaan inflamasi dilakukan dengan mencari fokus inflamasi pada preparat. Hasil tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis Hasil: Kelompok I (K-) memiliki satu preparat derajat berat, empat derajat sedang, dan satu derajat ringan. Kelompok II (K+) memiliki satu preparat derajat berat, empat derajat sedang, dan dua derajat ringan. Kelompok III (KA) memiliki dua preparat derajat berat, satu derajat sedang, dan dua derajat ringan. Kelompok IV (KB) memiliki lima preparat derajat sedang dan satu derajat ringan. Dari hasil tersebut dilakukan analisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dengan hasil p=0.964. Hasil tersebut menunjukkan tidak ada perbedaan derajat inflamasi yang signifikan antar kelompok. Kesimpulan: Pemberian ekstrak batang dan daun ciplukan tidak terdapat pengaruh terhadap derajat inflamasi lobus hepar pada tikus wistar yang diinduksi dislipidemia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54450
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV