• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Antibiofilm Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma Longa L.) Terhadap Methicillin-resistant Staphylococcus Aureus (MRSA)

    Thumbnail
    View/Open
    20613166.pdf (9.625Mb)
    Date
    2024
    Author
    Aulya, Zahra Raudathul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan bakteri Staphylococcus aureus yang resisten terhadap antibiotik golongan beta laktam akibat terbentuknya lapisan biofilm bakteri yang menjadi mediator utama kejadian infeksi dan menjadi penyebab peningkatan resistensi antibiotik. Adanya senyawa kurkumin yang terkandung di dalam kunyit (Curcuma longa L.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana potensi antibiofilm dari ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa L.) terhadap bakteri MRSA. Metode: Rimpang kunyit dimaserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Kemudian dilakukan identifikasi senyawa kurkumin menggunakan KLT. Tahap selanjutnya dilakukan pengujian antibakteri terhadap bakteri MRSA untuk mengetahui nilai KHM dan KBM dengan metode mikrodilusi. Selanjutnya diuji penghambatan biofilm dengan metode microtiter plate assay pada panjang gelombang 570 nm untuk mengetahui aktivitas antibiofilm. Hasil Ekstrak rimpang kunyit dinyatakan mengandung senyawa kurkumin berdasarkan hasil KLT. Hasil pengujian antibakteri ekstrak rimpang kunyit terhadap bakteri MRSA memiliki nilai KHM 74 ppm dan KBM 222 ppm serta hasil uji antibiofilm diperoleh nilai ICso 132,82 ppm. Hasil pengujian antibakteri antibiotik ciprofloxacin memiliki nilai KHM 0,593 ppm dan KBM 1,778 ppm serta hasil uji antibiofilm diperoleh nilai IC50 0,456 ppm. Kesimpulan : Ekstrak rimpang kunyit memiliki potensi penghambatan biofilm terhadap bakteri MRSA.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54448
    Collections
    • Pharmacy [1902]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV