Analisis Pengetahuan dan Sikap Wanita Hamil Terhadap Swamedikasi di Wilayah Kabupaten Bantul
Abstract
Latar Belakang: Swamedikasi adalah tindakan menggunakan obat tanpa
rekomendasi dokter untuk mengatasi gejala penyakit. Penggunaan obat tanpa resep
pada wanita hamil dapat berbahaya sehingga pentingnya pengetahuan dan sikap
bagi wanita hamil agar tidak berbahaya bagi ibu dan janin.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan pengetahuan dan sikap
wanita hamil terhadap swamedikasi di wilayah Kabupaten Bantul.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan
cross sectional. Sampel penelitian diambil di Rumah Sakit Universitas Islam
Indonesia yang berjumlah 108 wanita hamil yang memenuhi kriteria inklusi dengan
metode accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2024
menggunakan kuesioner yang dianalisis menggunakan uji rank spearman dan chi
square.
Hasil: Karakteristik responden yaitu berusia 20-30 tahun (76,8%), usia kehamilan
trimester II (44,4%), jumlah kehamilan multigravida (51,8%), pendidikan terakhir
Perguruan Tinggi (50,9%), bekerja (72,2%), pendapatan keluarga Rp. >3.000.000
(62%), jarak rumah ke fasilitas kesehatan >2 km (96,2%), dan tidak memiliki
penyakit kronis (80,5%). Tingkat pengetahuan wanita hamil yang melakukan
swamedikasi (9,25%) dan tidak melakukan swamedikasi (35,1%) dikategorikan
tinggi dan sikap wanita hamil yang melakukan swamedikasi (65,3%) dan tidak
melakukan swamedikasi (64,6%) dikategorikan positif.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan sikap
swamedikasi.
Collections
- Pharmacy [1871]
