Studi Penggunaan Obat Pada Pasien Neonatus Dan Bayi Di Rsup Dr. Sardjito
Abstract
Latar Belakang: Kondisi fisiologis neonatus dan bayi berbeda dengan anak-anak, remaja, dan orang dewasa, sehingga memerlukan pendekatan terapeutik khusus ketika memberikan terapi dan menangani permasalahan pengobatan.
Tujuan : penelitian ini bertujuan menganalisis kejadian permasalahan penggunaan obat (DRPS) dan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pasien neonatus dan bayi.
Metode: Observasional dengan rancangan cross sectional secara retrospektif. Populasi penelitan ini adalah neonatus dan bayi yang menjalani rawat inap di RSUP Dr. Sardjito periode 2022-2023. Instrumen penelitian menggunakan PCNE V9.1. Hasil data dilakukan analisis secara bivariat menggunakan uji Chi-square dan dilanjutkan dengan analisis multivariat regresi logistik sederhana.
Hasil penelitian melibatkan 200 pasien terdiri dari neonatus 3,5% dan bayi 96,5%. Hasil kejadian DRPS dengan kategori obat underdose sebesar 51%, obat overdose sebesar 42% dan pemilihan obat kurang tepat sebesar 10%. Faktor yang memengaruhi kejadian DRPS yaitu jumlah obat (OR: 5,56, 95%, CI 2,533-12,24). Kesimpulan : kejadian DRPS terbanyak berkaitan dengan dengan obat underdose sebanyak 51%. Obat terbanyak yang digunakan antara lain furosemid, sefotaksim dan parasetamol. Jumlah obat merupakan faktor risiko yang memengaruhi terjadinya DRPS pada neonatus dan bayi. Penelitian merekomendasikan kesesuaian dosis terapi untuk meminimalkan risiko subterapeutik obat.
Collections
- Master of Pharmacy [32]
