Evaluasi Biji Durian (Durio Zibethinus) Sebagai Koagulan Pengolahan Air Gambut
Abstract
Penelitian yang dilakukan tentang proses pengolahan air gambut menggunakan metode koagulasi dengan biji durian (Durio zibethinus). Karakterisasi koagulan alami dilakukan dengan analisis proksimat dan FTIR. Proses koagulasi dilakukan dengan variasi waktu pengadukan cepat yang berbeda yaitu 5, 10, dan 15 menit, serta variasi pH yang berbeda, yaitu pH 5, pH PZC, dan pH 8. Waktu pengadukan cepat mempengaruhi distribusi ukuran flok. Semakin lama waktu pengadukan cepat maka ukuran flok akan semakin besar dan jumlah flok yang dihasilkan akan semakin berkurang. pH point zero charge (PZC) biji durian adalah 6,7. pH juga mempengaruhi distribusi ukuran flok. Ukuran flok pada pH di bawah PZC memiliki ukuran yang kecil dan jumlah flok yang banyak, sedangkan ukuran flok pada pH di atas PZC memiliki ukuran yang lebih besar dan jumlah flok yang lebih sedikit. Proses koagulasi menggunakan biji durian dapat menurunkan turbiditas, TDS, konsentrasi logam besi berturut-turut sebesar 98,7%; 60,32%, dan 47,7% dan dapat menaikkan intensitas cahaya menjadi 1465 lux (83,28%) serta dapat menaikkan pH ke arah netral.
Collections
- Chemistry [753]
