Penerapan Metode Construction Safety Analysis (CSA) untuk Pekerjaan Dinding Geser pada Proyek Pembangunan Universitas Nahdatul Ulama
Abstract
Semakin berkembangnya pembangunan di Indonesia mengakibatkan semakin
dibutuhkannya tenaga kerja konstruksi yang banyak, akan tetapi beberapa proyek belum
menerapkan sistem K3 yang telah diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri nomor 10 Tahun
2021 yang mengatur tentang pedoman Sstem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Dalam
SMKK, terdapat Construction Safety Analysis (CSA) merupakan Teknik yang memfokuskan pada
tugas-tugas pekerjaan sebagai sarana untuk mendefinisikan bahaya sebelum terjadi insiden atau
kecelakaan di tempat kerja. Fokus pada hubungan antara pekerja, tugas, alat, dan lingkungan kerja.
Dalam penelitian ini, dilakukan pembuatan CSA pada pekerjaan dinding geser penahan untuk ruang
lift proyek pembangunan kampus terpadu Universitas Nahdatul Ulama.
Pembuatan CSA dilakukan secara observasi langsung di lapangan dalam mengidentifikasi
urutan pekerjaan serta potensi bahaya yang dapat terjadi setiap urutan pekerjaan dinding geser
penahan untuk ruang lift secara detail. Dengan berlandaskan pada hierarki pengendalian, peraturan
pemerintah, saran juga verifikasi dari tenaga ahli.
Hasil penelitian yang diperoleh berupa form CSA yang divalidasi SHE officer, jenis bahaya
yang paling banyak ditemukan yaitu terjatuh dari ketinggian, tertindih material, tersengat aliran
listrik, terluka akibat benda tajam, gagguan pernafasan, tertusuk, terjepit dan tersandung, peralatan
rusak tidak dapat digunakan, material dan peralatan terjatuh. Pengendalian yang yang dilakukan,
ditetapkan berdasarkan hierarki pengendalian bahaya. Yakni, eliminasi sumber bahaya, substitusi
alat atau material yang tidak layak, merancang atau membuat area kerja yang aman untuk
meminimalisir kemungkinan terjadinya bahaya, penerapan prosedur baru, dan pemberian Alat
Pelindung Diri (APD).
Collections
- Civil Engineering [4722]
