• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Level Depresi pada Lansia yang Masih Memiliki Pasangan Hidup dan Sudah Tidak Memiliki Pasangan Hidup Pasca Pandemi Covid-19

    Thumbnail
    View/Open
    19711098.pdf (2.367Mb)
    Date
    2023
    Author
    Adiputri, Clarissa Angelia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami depresi akibat pandemi Covid-19. Salah satu penyebab depresi pada lansia adalah ditinggalkan pasangan hidup. Adanya pasangan hidup dapat memberikan peran penting dalam menurunkan kecenderungan depresi pada lansia. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Subjek yang digunakan adalah lansia di Pos Yandu Lansia PKK Teratai Perum Nogotirto Gamping Sleman yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data dilakukan selama 2 bulan. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15) dari Yasavage versi Indonesia. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah lansia yang masih memiliki pasangan hidup dengan kategori normal atau tidak mengalami depresi 18 orang (50%) dan sangat mungkin depresi 3 orang (8,3%). Sedangkan, jumlah lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup dengan kategori normal atau tidak mengalami depresi 8 orang (22,2%), sangat mungkin mengalami depresi 6 orang (16,7%) dan depresi 1 orang (2,8%). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19 dengan p-value=0,031 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan dan lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54426
    Collections
    • Medical Education [2922]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV