Show simple item record

dc.contributor.authorSasongko, Yogi Banar
dc.date.accessioned2025-01-16T03:44:39Z
dc.date.available2025-01-16T03:44:39Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54398
dc.description.abstractPerhimunan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) merupakan salah satu dari instrumen dalam islam yang dapat membantu pemerintah untuk mengatasi kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, indeks pembangunan manusia, pendapatan perkapita dan pendapatan asli daerah terhadap pembayaran Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Penelitian ini memiliki sifat kuantitatif dan menggunakan data skunder. Data skunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), BAZNAS, dan Kementrian Keuangan dari tahun 2013 – 2022 serta mencakup 34 Provinsi di Indonesia. Jenis data yang digunakan adalah kombinasi antara data time series dan cross section. Hasil penelitian menunjukan bahwa Inflasi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh secara signifikan terhadap pembayaran Zakat, infak dan sedekah. Sedangkan inflasi, pendapatan perkapita dan pendapatan asli daerah perpengaruh tidak signifikan terhadap pembayaran zakat, infak dan sedekah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPembayaran ZISen_US
dc.subjectIndeks Pembangunan Manusia (IPM)en_US
dc.subjectInflasien_US
dc.subjectPendapatan Perkapitaen_US
dc.subjectPendapatan Asli daerah (PAD)en_US
dc.titlePengaruh Indikator Makroekonomi Terhadap Pembayaran Zakat, Infak, Dan Sedekah Pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tahun 2013 -2020en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18918007


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record