• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Tingkat Stres dengan Sindrom Dispepsia pada Tenaga Kesehatan RSUD Saptosari

    Thumbnail
    View/Open
    21711051.pdf (3.115Mb)
    Date
    2024
    Author
    Usman, Muhammad Hafidz
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Stres merupakan respon fisiologis tubuh terhadap perubahan dalam bentuk fisik maupun emosional. Respon individu terhadap stres dapat berbeda-beda bergantung dengan persepsi, pemikiran, dan pengalaman individu. Stres yang terjadi dapat menyebabkan adanya keluhan pada tubuh salah satunya pada sistem gastrointestinal yang sering disebut dispepsia. Kondisi psikologis individu menjadi faktor penting terjadinya sindrom dispepsia. Menurut Kemenkes 2018, terdapat 20% populasi Indonesia yang mengalami potensi masalah gangguan jiwa diantaranya paling sering terjadi pada tenaga kesehatan. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat stres dengan sindrom dispepsia pada tenaga kesehatan RSUD Saptosari. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan nodel analitik observasional. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross- sectional dengan metode pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dan didapatkan sebanyak 59 sampel. Variabel bebas pada penelitian ini adalan tingkat stres dan variabel terikatnya sindrom dispepsia. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan analisis univariat untuk melihat karakteristik responden dengan menggunakan tabel distribusi. Analisis bivariat pada penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: Berdasarkan 59 sampel yang diolah, didapatkan hasil analisis univariat sebanyak 32 (54%) tenaga kesehatan mengalami sindrom dispepsia dan 27 (46%) tenaga kesehatan tidak mengalami sindrom dispepsia. Berdasarkan tingkat stresnya, terdapat 8 tenaga kesehatan dengan tingkat stres rendah, 45 dengan tingkat stres sedang, dan 6 dengan tingkat stres berat. Hasil analisis bivariat didaparkan nilai p-value 0,019. Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres dengan sindrom dispepsia pada tenaga kesehatan RSUD Saptosari.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54396
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV