| dc.description.abstract | Pertanian di Indonesia menjadi sektor yang penting dalam perekonomian dan kehidupan masyarakat, Indoneisa juga
dikenal sebagai negara agraris karena memiliki lahan pertanian yang luas dan subur. Selain itu petani di Indonesia
menjadi peran sentral dalam menjaga ketahanan pangan sehingga pertanian di Indonesia memiliki kontribusi terhadap
pangan dunia karena hasil pertaniannya. Namun pada era modernisasi saat ini, pertanian di Indonesia tengah dihadapi
berbagai masalah seperti alih fungsi lahan pertanian menjadi non-pertanian untuk pembangunan yang terjadi pada
daerah Sleman, Yogyakarta. Palagan adalah kawasan yang terletak di tengah Kabupaten Sleman, kawasan tersebut
dulunya merupakan daerah pertanian yang luas, namun seiring berkembangnya zaman kini Palagan sudah menjadi salah
satu daerah dengan kepadatan penduduk. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya berbagai bangunan hotel,
apartemen, pusat perbelanjaan, dan perumahan. Berdasarkan uregnsi yang ditarik dari isu dan permasalahan tersebut
terciptalah gagasan penulis untuk merencanakan urban farming di Palagan, Sleman dengan pendekatan urban
acupuncture sebagai bentuk upaya dalam bentuk upaya nyata menciptakan tempat pertanian yang berada di tengah
pemukiman padat penduduk dan dapat membantu petani dan masyarakat setempat melakukan kegiatan bertani yang
lahannya semakin lama berkurang. | en_US |