Merapi Coffee Education Center Perancangan Pusat Edukasi Kopi Merapi dengan Pendekatan Rekreatif
Abstract
Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beragam macam wisata yang menarik bagi
wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara sehingga kini menjadi destinasi
wisata utama di Indonesia selain Bali. Jumlah kunjungan destinasi wisata di DIY yang
kian meningkat berpotensi menyebabkan pelonjakan wisatawan di objek wisata yang
sudah ada, sehingga dibutuhkan objek wisata baru agar dapat memperluas destinasi
wisata bagi wisatawan DIY.
Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan dari DIY. Terdapat dua daerah
penghasil kopi di DIY, salah satunya di lereng Merapi, Kab. Sleman. Kopi yang di
hasilkan di lereng Merapi mempunyai cita rasa khasnya sendiri karena pengaruh dari
kondisi iklim dan geografis tempat tumbuh tanamannya. Berada di lereng gunung
berapi aktif, kebun kopi yang tersebar di lereng Merapi sempat terkena dampak
letusan Gunung Merapi beberapa kali, terakhir pada tahun 2010. Pasca letusan
Merapi tersebut, wisata di lereng gunung Merapi mengalami peningkatan jumlah
pengunjung, diikuti dengan program pemerintah untuk memperluas kebun kopi di
lereng Merapi yang terkena dampak tersebut. Dengan kondisi iklimnya yang
mendukung kualitas hasil panen perkebunan kopi dan daya tarik wisata dari keindahan
alam dan sejarahnya, Sleman Utara sangat cocok untuk dijadikan lokasi sentra kopi
khas lereng Merapi.
Pusat Pelatihan Pertanian & Perdesaan Swadaya (P4S) Kopi Merapi merupakan
lembaga yang berfokus pada kegiatan edukasi berbagai ilmu terkait kopi. Sudah ada
program wisata edukasi kopi pada lembaga ini namun belum bersifat rekreatif
sebagaimana kegiatan wisata dilakukan. Disamping itu, mitra usaha P4S Kopi Merapi
yaitu Koperasi Kebun Makmur yang melakukan produksi kopi dari lereng Merapi ingin
menambah kegiatan produksi di lokasi P4S Kopi Merapi.
Melihat potensi yang ada pada Pusat Pelatihan Pertanian & Perdesaan Swadaya Kopi
Merapi dari sisi edukasi, wisata, dan produksi, penulis mencoba untuk menjembatani
permasalahan dan potensi tersebut dengan melakukan redesain Pusat Pelatihan
Pertanian & Perdesaan Swadaya (P4S) sebagai Pusat Edukasi Kopi Merapi
menggunakan aplikasi pendekatan rekreatif agar dapat mewadahi kegiatan edukasi,
wisata, dan produksi kopi yang bersifat rekreatif bagi pengunjung.
Collections
- Architecture [3971]
