Show simple item record

dc.contributor.authorHanifah, Farah Nuha
dc.date.accessioned2025-01-14T05:47:16Z
dc.date.available2025-01-14T05:47:16Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54363
dc.description.abstractYogyakarta mempunyai image sebagai kota pelajar. Beberapa faktor yang mendukung hal ini adalah Yogyakarta memiliki banyak institusi pendidikan. Meskipun Yogyakarta memiliki reputasi sebagai kota pelajar, namun tidak lepas dari kejahatan yang dilakukan oleh generasi muda. Kejahatan jalanan merupakan salah satu jenis tindakan kriminal remaja yang menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, seperti perusakan fasilitas umum. Dari aksi kejahatan jalanan yang banyak dilakukan oleh remaja khususnya pelajar, maka perlu dirancang suatu pusat rehabilitasi. Keberadaan fasilitas pusat rehabilitasi diharapkan dapat memberikan wadah bagi remaja untuk menekuni hobinya dan menyalurkan kreativitas dalam dirinya agar mampu diterima dalam bermasyarakat. Perancangan ini merupakan rancangan pusat rehabilitasi yang menerapkan pendekatan arsitektur penyembuhan. Pendekatan arsitektur penyembuhan ini memiliki 6 parameter utama dengan masing-masing indikatornya, dimana tujuannya adalah memperbaiki kesehatan mental dan pulih dari perilaku menyimpang. pendekatan arsitektur penyembuhan diterapkan pada desain berupa tata ruang, tata lansekap, bentuk fasad dan lain sebagainya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKenakalan Remajaen_US
dc.subjectPusat Rehabilitasien_US
dc.subjectArsitektur Penyembuhanen_US
dc.titlePerancangan Pusat Rehabilitasi bagi Pelaku Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Arsitektur Healing Environment Design di Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20512043


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record