Perancangan Rest Area Sebagai Prasarana Wisata Religi Peziarah Desa Mlangi dengan Pendekatan Arsitektur Kontekstual
Abstract
Dusun Mlangi terletak di sebelah barat Keraton Yogyakarta, lebih tepatnya di Kelurahan Nogotirto, Gamping, Sleman.
Dusun Mlangi merupakan kawasan wisata religius yang memiliki banyak pondok pesantren tradisional, Masjid Pathok
Negara, Makam Tokoh Agama, dan masyarakat yang aktif dalam industri kreatif menjadi kekayaan Mlangi. Dusun
Mlangi yang saling melengkapi menjadikan kawasan Mlangi layak sebagai daerah tujuan wisata. Dengan adanya
banyak pondok pesantren ini, Dusun Mlangi ditetapkan sebagai Desa Wisata Religi dan Kampung Santri oleh
pemerintah Daerah Sleman pada tahun 2000.
Berdasarkan keterangan ketua panitia Pengembangan Desa Wisata Mlangi, jumlah pengunjung ke Desa Mlangi dari
luar daerah rata- rata per hari tidak kurang dari dua bus.
Hal ini menunjukkan potensi yang dimiliki Desa Mlangi sebagai desa berbasis pesantren. Dusun Malngi memiliki tingkat
kepadatan yang tinggi Setiap Ramadhan, dusun ini selalu ramai dengan ritual ibadah yang diikuti oleh warga sekitarnya.
Kegiatan seperti tadarus, pengajian anak-anak, dan sebagainya. Masyarakat diluar Mlangi juga datang untuk wisata
agama semacam pesantren kilat. Akan tetapi banyaknya pengunjung yang datang tidak sebanding dengan
ketersediaan fasilitas yang memadai seperti fasilitas mandi cuci, akomodasi shuttle bus, dan tempat istirahat sementara
untuk para wisatawan peziarah.
Collections
- Architecture [4119]
