Pembuatan dan Karakterisasi Tube Sebagai Bahan Baku Stent Jantung dengan Pemesinan Berbasis Laser Marking
Abstract
Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian di
berbagai negara, termasuk Indonesia, dan salah satu metode penanganannya adalah
melalui pemasangan stent jantung. Stent berfungsi sebagai penahan yang menjaga
arteri tetap terbuka, mengurangi resiko penyempitan kembali setelah pembesaran
pembuluh darah arteri. Kebutuhan stent di Indonesia masih sangat bergantung
pada impor, sehingga dibutuhkan upaya untuk memproduksi stent secara mandiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model stent jantung menggunakan
teknologi laser marking, yang memungkinkan pembuatan pola rumit dengan
desain yang telah direncanakan.
Alternatif pemesinan pada penelitian yaitu untuk pembuatan tube yang
bertujuan untuk mengembangkan dan melihat karakter tube sebagai bahan baku
stent jantung menggunakan metode pemesinan berbasis laser marking. Proses
pembuatan tube dilakukan dengan memanfaatkan bahan stainless steel 316L
melalui metode permesinan, termasuk face turning dan pemotongan berbasis laser
marking. Berdasarkan hasil pengujian, proses face turning terbukti lebih efektif
dibandingkan drilling dalam menghasilkan tube dengan dimensi ukuran yang
sesuai dengan desain. Proses face turning mampu menghasilkan produk tube,
meskipun masih terdapat kekasaran mikro yang memerlukan proses tambahan
seperti polishing untuk meningkatkan kehalusan permukaan.
Karakterisasi mikro permukaan tube menunjukkan adanya struktur mikro
kasar yang dapat memengaruhi kualitas stent, terutama dalam proses laser marking
dan kekuatan strukturnya. Metode pembuatan tube menunjukkan potensi dalam
pembuatan tube, yang dengan perbaikan pada tahapan akhir dapat menghasilkan
stent yang berkualitas. Hasil penelitian ini diharapkan mampu mengurangi
ketergantungan terhadap stent impor serta membuka peluang pengembangan stent
jantung buatan dalam negeri.
Collections
- Mechanical Engineering [744]
