• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Optimasi Sifat Fisik Dan Mekanik Sambungan Las TIG (Tungsten Inert Gas) Baja SS400 dengan Variasi Temperatur Pwht (Post Welding Heat Treatment)

    Thumbnail
    View/Open
    20525132.pdf (8.946Mb)
    Date
    2024
    Author
    Sidiq, Reza Arief
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berfokus pada optimasi sifat fisik dan mekanik sambungan las TIG (Tungsten Inert Gas) pada baja SS400, yang penting untuk memenuhi standar kualitas di industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak Post Welding Heat Treatment (PWHT) dengan variasi suhu 900°C, 1000°C, dan 1100°C selama 2 jam terhadap sifat fisik dan mekanik sambungan las. Sampel baja SS400 dilas menggunakan parameter pengelasan yang optimal, kemudian dilakukan serangkaian pengujian untuk menilai kekerasan, distorsi, uji tarik, uji impak, dan uji bending. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu PWHT memberikan pengaruh signifikan terhadap sifat fisik dan mekanik. Analisis mikrostruktur mengungkap adanya perubahan ukuran butir dan distribusi fase yang berkontribusi terhadap peningkatan sifat mekanik. Spesimen yang akan di PWHT 1100°C menunjukkan kerataan terbaik dengan nilai 0,42 mm, sementara spesimen PWHT 1000°C memiliki performa terbaik dalam uji tarik. Spesimen PWHT 1000°C menunjukkan tegangan tertinggi dengan nilai 246,31 Mpa dan regangan maksimal tercatat pada 1100°C dengan nilai 5,78%. Dalam uji impak, spesimen PWHT 1000°C menunjukkan nilai energi serap terbaik dengan nilai 29,91 joule, serta harga impak mencapai 1,38 j/mm. Uji bending menunjukkan suhu PWHT 1000°C menghasilkan nilai tertinggi, yaitu 483,88 Mpa, dan pada uji kekerasan, spesimen PWHT 1100°C juga menunjukkan nilai tertinggi di daerah logam induk sebesar 202,55 HVN, spesimen PWHT 1100°C juga menunjukkan performa nilai tertinggi di daerah HAZ sebesar 211,40 HVN, spesimen PWHT 1100°C juga menunjukkan performa nilai tertinggi di daerah las sebesar 202,20 HVN Dengan demikian, pemilihan suhu PWHT yang tepat terbukti sangat penting dalam meningkatkan performa sambungan las TIG pada baja SS400, serta memberikan wawasan berharga untuk aplikasi teknik las dan perlakuan panas dalam industri.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54329
    Collections
    • Mechanical Engineering [744]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV