Show simple item record

dc.contributor.authorNoviani, Bela
dc.date.accessioned2025-01-13T04:15:09Z
dc.date.available2025-01-13T04:15:09Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54324
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi emosi dengan kecenderungan NSSI (Non-Suicidal Self-Injury) pada remaja akhir. Subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah remaja akhir dengan rentang usia 17-20 tahun yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan dengan jumlah partisipan sebanyak 150 remaja. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala kecenderungan Self-Injury yang dikembangkan oleh (Ilmiyah & Matulessy, 2019) yang tellah dimodifikasi oleh (fiqria, 2021) untuk mengukur kecenderungan NSSI (Non-Suicidal Self-Injury) dan skala regulasi emosi Emotion Regulation Questionnare (ERQ) yang dikembangkan oleh Gross (2003) yang diadaptasi versi Bahasa indonesia oleh (Radde & Nur Aulia Saudi, 2021). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji parametrik pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi berhubungan secara negatif dan memiliki pengaruh terhadap kecenderungan NSSI (Non-Suicidal Self-Injury) pada remaja akhir dengan nilai koefisien korelasi ® sebesar - 0,288 dan nilai signifikansi menunjukkan p<0,001. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi regulasi emosi maka semakin rendah kecenderungan melukai diri. Begitu juga sebaliknya, semakin rendahnya regulasi emosi maka semakin tinggi kecenderungan melukai diri.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKecenderungan NSSIen_US
dc.subjectRegulasi Emosien_US
dc.subjectRemaja Akhiren_US
dc.titleHubungan Regulasi Emosi Dengan Kecenderungan Nssi (Non-suicidal Self Injury) Pada Remajaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320223


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record