| dc.description.abstract | Pencemaran udara akibat Particulate Matter (PM) menjadi salah satu isu
lingkungan yang serius, terutama PM10 dan PM2,5 yang dapat mengganggu
kesehatan manusia. PM10 dan PM2,5 merupakan partikel udara berukuran sangat
kecil yang dapat terhirup ke dalam sistem pernapasan manusia dan menyebabkan
berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit pernapasan hingga gangguan
kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas udara di
Kabupaten Sragen serta mengkaji risiko kesehatan yang diakibatkan oleh paparan
PM10 dan PM2,5. Pengukuran kualitas udara dilakukan di tiga titik di Kabupaten
Sragen pada bulan Mei 2024. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan alat
MiniVol Air Sampler, dan analisis dilakukan terhadap konsentrasi PM10 dan PM2,5,
yang dibandingkan dengan baku mutu udara ambien nasional. Selain itu, data
meteorologi seperti suhu, kelembaban, dan kecepatan angin juga dikumpulkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM10 tertinggi sebesar 7,3
μg/Nm3
dan PM2,5 sebesar 2,2 μg/Nm3
, keduanya masih di bawah baku mutu
nasional. Analisis risiko kesehatan dilakukan dengan metode Analisis Risiko
Kesehatan Lingkungan (ARKL), yang menunjukkan bahwa paparan PM10 dan
PM2,5 tidak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan bagi masyarakat.
Namun demikian, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan
pengendalian pencemaran udara guna mencegah peningkatan polusi di masa
mendatang. | en_US |