Penggunaan Teknik Reverse Engineering untuk mengetahui Celah Eksploitasi Sistem Android. Studi Kasus: Aplikasi Undangan Pernikahan.apk
Abstract
Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-
hari, tetapi juga meningkatkan ancaman keamanan, terutama pada perangkat berbasis
Android. Dengan tingkat adopsi pengguna Android di Indonesia mencapai 74,95% pada
2018–2020, ancaman keamanan data pribadi semakin signifikan, terutama melalui aplikasi
yang tidak terpercaya. Penelitian ini menggunakan teknik reverse engineering untuk
menganalisis celah keamanan pada file .apk, khususnya aplikasi undangan pernikahan yang
ditemukan mengandung malware jenis spyware. Tujuan penelitian ini adalah
mengidentifikasi karakteristik malware, mengevaluasi celah keamanan, dan memberikan
rekomendasi mitigasi untuk mencegah risiko serupa. Penelitian ini dilakukan melalui
beberapa tahap, yaitu studi literatur, pengumpulan data file .apk, analisis statis, dan
pemantauan koneksi server eksternal. Teknik reverse engineering digunakan untuk
mengekstrak kode sumber aplikasi, memeriksa izin yang diminta, dan mengidentifikasi
aktivitas mencurigakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa aplikasi ini memanfaatkan izin
akses SMS untuk mencuri OTP pengguna, mengirimkan data sensitif ke server eksternal
melalui bot Telegram, dan memodifikasi aplikasi WhatsApp korban. Selain itu, malware
dalam aplikasi ini dapat menyebar secara otomatis ke kontak korban dan menimbulkan
potensi kerugian finansial. Penelitian ini membuktikan bahwa reverse engineering adalah
metode yang efektif untuk mendeteksi dan menganalisis celah keamanan pada aplikasi
Android. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat
keamanan aplikasi Android dan mendukung upaya mitigasi risiko keamanan digital.
Rekomendasi yang dihasilkan mencakup edukasi pengguna tentang keamanan aplikasi,
penguatan regulasi izin aplikasi, serta pengembangan sistem pendeteksi malware berbasis
analisis kode. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi acuan dalam pengembangan aplikasi
keamanan Android yang lebih baik serta meningkatkan kesadaran pengguna terhadap risiko
keamanan digital.
Collections
- Master of Informatics [361]
