Analisis Kualitas Sungai Citarum dengan Uji Toksisitas Mrtode Wet(Whole Effluent Toxicity) Menggunakan Hewan Uji Daphnia Sp
Abstract
Sungai Citarum sangat penting untuk kehidupan manusia karena menyediakan air
minum, irigasi, dan listrik.Namun, aktivitas industri di sekitarnya telah
menjadikannya salah satu sungai paling tercemar di dunia. Pencemaran ini
mengancam ekosistem dan kesehatan manusia, sehingga diperlukan metode deteksi
yang efektif. Oleh karena itu, metode Whole Effluent Toxicity (WET) digunakan
untuk menguji tingkat toksisitas secara menyeluruh dengan memanfaatkan
kemampuan Daphnia sp. dalam mendeteksi konsentrasi zat beracun yang terdapat
di dalam limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat pencemaran air
sungai Citarum berdasarkan hasil uji toksisitas menggunakan metode WET dengan
Daphnia sp. sebagai organisme uji, serta menganalisis hubungan antara hasil uji
toksisitas dan parameter kimia. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan
kuantitatif melalui penelitian eksperimen di laboratorium, dengan perhitungan
parameter kimia mengikuti standar nasional indonesia dan uji toksisitas mengikuti
metode dari USEPA. Pengujian metode WET menunjukkan toksisitas akut pada
Daphnia sp, dengan mortalitas meningkat seiring konsentrasi sampel, terutama pada
50% dan 100%. Variasi respons toksisitas mencerminkan perbedaan bahan
pencemar, mengindikasikan tekanan pencemaran tinggi pada kualitas air sungai
Citarum bagian hulu. Uji toksisitas dengan Daphnia sp menunjukkan parameter
COD, sulfat, Cr(VI), dan Zn terkait erat dengan toksisitas air, menyebabkan tekanan
kumulatif pada ekosistem. Hal ini menegaskan pentingnya pengawasan kualitas air
dan pengelolaan limbah.
Collections
- Environmental Engineering [1834]
