| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menilai kontribusi persepsi dukungan organisasi
terhadap intensi turnover dengan kesejahteraan karyawan sebagai mediator. Partisipan
penelitian terdiri dari 212 karyawan di sebuah rumah sakit islam Banjarbaru, Kalimantan
Selatan (26,9% pria; 73,1% wanita), sebagian besar berusia 23-28 tahun dan bekerja antara
6 bulan hingga 2 tahun. Data dikumpulkan menggunakan skala intensi turnover (α = 0.940),
skala kesejahteraan karyawan (α = 0.942), dan skala persepsi dukungan organisasi (α =
0.925). Analisis data dilakukan dengan analisis mediasi menggunakan paket MedMod dalam
perangkat lunak Jamovi 2.3.18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan
memediasi secara signifikan hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan intensi
turnover (E = -0,0637, p = 0,010) dengan kontribusi mediasi sebesar 12,4%. Hubungan
langsung antara persepsi dukungan organisasi dan intensi turnover juga sangat kuat dan
signifikan (E = −0,4508, p = < 0,001). Hasil ini mendukung peran kesejahteraan karyawan
sebagai mediator dalam hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan intensi turnover.
Selain itu, ditemukan bahwa persepsi dukungan organisasi dapat mempengaruhi intensi
turnover baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kesejahteraan karyawan.
Penelitian ini menegaskan bahwa memperhatikan kesejahteraan karyawan dan dukungan
organisasi dapat mengurangi tingkat intensi turnover di dalam organisasi. | en_US |