• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra-rancangan Pabrik Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBG) dari Air Limbah Pabrik Kelapa Sawit dengan Kapasitas 2,30 Mwel

    Thumbnail
    View/Open
    20521190.pdf (4.031Mb)
    Date
    2024
    Author
    Nityas, Heppy Murti
    Agustin, Artiya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Palm Oil Mill Effluent (POME) adalah salah satu limbah yang dihasilkan dari sebuah pabrik kelapa sawit (PKS). Umumnya air limbah kelapa sawit mengandung konsentrasi bahan organik yang tinggi, menawarkan potensi energi yang dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti gas alam (biogas) karena ringan dan mudah terbakar yang kemudian dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga biogas. Pendirian pabrik pembangkit listrik tenaga biogas diperkirakan pada tahun 2029 di Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan kapasitas 2,30 MWeL dan didirikan di atas tanah seluas 16.000 m2 dengan 98 karyawan. Pabrik beroperasi selama 24 jam per hari dan 330 hari per tahun dengan kebutuhan bahan baku POME sebesar 58.231,30 kg/jam dan kalsium oksida sebesar 19,23 kg/jam. Reaksi berlangsung secara isothermal dengan menggunakan jenis reaktor covered lagoon pada suhu 35C dan 1 atm. Utilitas yang diperlukan terdiri dari air domestik sebanyak 992 kg/jam, air proses sebanyak 1.272,1998 kg/jam, air service sebanyak 490 kg/jam dan 1.011 kW listrik dari PLN. Analisa risiko menunjukkan bahwa pabrik pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) tergolong pabrik berisiko rendah. Dari evaluasi ekonomi diproyeksikan memiliki keuntungan sebelum pajak sebesar Rp. 99.239.130.186 dan sesudah pajak sebesar Rp. 79.391.304.149. Berdasarkan studi kelayakan diperoleh Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 20,27 % dan ROI setelah pajak sebesar 16,22 % dengan Pay Out Time (POT) sebelum pajak 3,4 tahun dan POT setelah pajak sebesar 4 tahun. Selain itu Break Event Point (BEP), Shut Down Point (SDP), dan Discounted Cash Flow of Return (DCFR) masing-masing sebesar 48,23%, 20,14%, 15,27%. Dari evaluasi ekonomi dapat disumpulkan bahwa pabrik pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) dari limbah pabrik kelapa sawit (POME) layak untuk didirikan di Indonesia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54282
    Collections
    • Chemical Engineering [1334]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV