| dc.description.abstract | Beton adalah salah satu bahan konstruksi yang banyak dikembangkan dalam teknologi bahan
konstruksi. Perkembangan teknologi dalam bidang konstruksi di Indonesia terus menerus
mengalami peningkatan, hal ini tidak lepas dari tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap
fasilitas infrastruktur yang semakin maju. Perencananaan fasilitas-fasilitas tersebut mengarah
kepada digunakannya beton mutu tinggi. Salah satu bahan tambah yang sering digunakan untuk
meningkatkan kekuatan beton adalah silica fume. Pada penelitian ini digunakan bahan tambah silica
fume sebesar 6%,8%,10%, dan 12% dari berat semen. Sedangkan superplasticizier digunakan
sebesar 1,1% dari berat semen yang berperan sebagai pengencer adukan untuk menjaga tingkat
kelecakan beton. Penulis ingin mengetahui pegaruh penambahan silica fume dan superplasticizier
terhadap kuat tekan, kuat tarik, dan modulus elastisitas beton dengan variasi kadar silica fume
6%,8%,10% dan 12% terhadap berat semen serta kadar tetap superplasticizier sebesar 1,1%,
menggunakan tata cara pencampuran beton mutu normal sesuai SNI 03-2834-2000, serta berasumsi
dapat meningkatkan kinerja beton f’c = 32 MPa sehingga mencapai syarat kuat tekan beton mutu
tinggi sesuai dengan SNI 6468-2000.
Adapun hasil yang diperoleh yaitu nilai kuat tekan beton dengan nilai rerata maksimal yang
didapatkan sebesar 41,70 MPa meningkat sebesar 27% pada kadar penambahan SikaFume 10% dan
ViscoCrete 1003 1,1%, kuat tarik belah beton dengan nilai rerata maksimal yang didapatkan sebesar
3,8 MPa meningkat sebesar 28% pada kadar penambahan SikaFume 10% dan ViscoCrete 1003
1,1%. Berdasarkan pengujian modulus elastisitas dengan metode ASTM C-469, nilai rerata
maksimal yang didapatkan sebesar 36860,55 Mpa, meningkat sebesar 12,5% pada kadar
penambahan SikaFume 10% dan ViscoCrete 1003 1,1%. | en_US |