• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efektivitas Antibakteri Minyak Atsiri Sereh Dapur (Cymbopogon Citratus) Terhadap Cutibacterium Acnes dan Escherichia Coli Secara In-vitro

    Thumbnail
    View/Open
    20612015.pdf (3.058Mb)
    Date
    2024
    Author
    Ali, Naufal Ramadhan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Acne vulgaris atau jerawat merupakan kondisi peradangan kulit yang sering terjadi, salah satu penyebabnya yaitu adanya bakteri Cutibacterium acnes yang dapat diatasi dengan pemberian antibiotik. Penggunaan antibiotik jangka panjang dapat menyebabkan resistensi, sehingga diperlukan alternatif yang aman. Penelitian ini mengkaji efektivitas minyak atsiri serai dapur (Cymbopogon citratus) sebagai antibakteri alami terhadap bakteri Cutibacterium acnes (gram-positif) dan Escherichia coli (gram-negatif) secara in-vitro sebagai alternatif pengobatan jerawat. Tahapan penelitian meliputi: uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan variasi konsentrasi minyak atsiri 0,5; 1; 1.5; 2,5; 5 dan 10%. Hasil penelitian diperoleh rendemen minyak atsiri serai dapur dengan metode destilasi uap-air selama 180 menit sebesar 0,22%; bobot jenis sebesar 0,8965; putaran optik sebesar 0,15; indeks bias sebesar 1,4795; berwarna kuning pucat serta beraroma khas sitral dan hasil GC-MS menunjukkan komponen utama berupa sitral (55,46% geranial dan 40,37% neral). Hasil menunjukkan bahwa minyak atsiri serai dapur efektif menghambat pertumbuhan C. acnes pada konsentrasi 5% dengan zona hambat 20 mm dan E. coli pada konsentrasi 2,5% dengan zona hambat 25 mm. Efektivitas antibakteri meningkat seiring peningkatan konsentrasi dan waktu inkubasi, dengan aktivitas maksimal pada 48 jam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa minyak atsiri serai dapur berpotensi menjadi alternatif antibakteri alami yang aman dan efektif untuk mengatasi resistensi antibiotik.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54268
    Collections
    • Chemistry [753]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV