Pengaplikasian Eco-enzyme untuk menurunkan Kadar Pb dalam Pengolahan Air Limbah Laboratorium Kualitas Lingkungan UII
Abstract
Limbah cair laboratorium merupakan hasil dari aktivitas praktikum dan penelitian yang
dilakukan di laboratorium. Salah satu logam berat yang dapat mencemari lingkungan perairan
adalah timbal (Pb). Timbal (Pb) adalah logam berat yang bersifat karsinogenik yang dapat
mencemari lingkungan air, tanah, udara, hewan, tumbuhan, dan manusia. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk menguji dosis eco-enzyme yang paling efisien dan menentukan dosis
pencampuran eco-enzyme yang paling efektif dari kulit buah nanas dan kulit buah jeruk dalam
penurunan kadar pencemar air limbah laboratorium untuk parameter Pb. Eco-enzyme yang
digunakan pada penelitian ini, yaitu limbah kulit jeruk dan kulit nanas. Banyaknya limbah tersebut
di lingkungan sekitar sehingga perlu dimanfaatkan sebagai produk eco-enzyme agar dapat
meminimalisir limbah yang dibuang ke lingkungan. Pengujian ini dilakukan dengan
mencampurkan eco-enzyme dan air limbah laboratorium dengan konsentrasi awal logam Pb
sebesar 7,477 mg/L ke dalam reaktor sebanyak 10%, 5%, dan 2,5% dari total air limbah. Dari
hasil pengujian ini, didapatkan bahwa pada hari ke-5 untuk eco-enzyme dengan kadar 10%
didapatkan konsentrasi pada logam berat Pb sebesar 0,005 mg/L, kemudian dengan kadar 5%
memiliki nilai konsentrasi kurang dari LOD (0,636), dan pada kadar 2,5% didapatkan nilai
konsentrasi kurang dari LOD (0,636). Dari hasil pengujian yang didapatkan dengan perbedaan
konsentrasi eco-enzyme yang digunakan untuk menurunkan kadar logam berat Pb, diperoleh hasil
yang paling efektif dengan kadar eco-enzyme sebesar 5% dari total air limbah laboratorium 950
ml, dan eco-enzyme 50 ml.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
