| dc.description.abstract | Salah satu fakta besar yang terjadi dalam kehidupan masyarakat adalah tingginya angka
perceraian suami istri. Salah satu dampak perceraian orang tua bagi anak adalah maraknya
fenomena kecemasan yang dialami remaja. Terapi zikir istigfar merupakan salah satu cara untuk
menurunkan kecemasan yang dialami remaja dengan orang tua yang bercerai. Tujuan penelitian
ini adalah menguji efektivitas terapi istigfar dalam menurunkan kecemasan remaja yang orang
tuanya bercerai. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja yang berusia 13-18 tahun, laki-laki
dan perempuan, orang tua bercerai, dan memiliki kecenderungan tingkat kecemasan sedang
hingga berat. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kecemasan HARS (Hamilton Anxiety Rating
Scale). Penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group
design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mann-Whitney U Test,
untuk melihat adanya perbedaan kecemasan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol
setelah diberikan terapi zikir istigfar. Hasil penelitian menunjukkan terapi zikir istigfar mampu
menurunkan kecemasan pada remaja dengan orang tua yang bercerai. Sumbangan efektif zikir
istigfar dalam menurunkan kecemasan sebesar 46%. | en_US |