Show simple item record

dc.contributor.authorMasyitah
dc.date.accessioned2025-01-07T06:09:32Z
dc.date.available2025-01-07T06:09:32Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54247
dc.description.abstractSalah satu fakta besar yang terjadi dalam kehidupan masyarakat adalah tingginya angka perceraian suami istri. Salah satu dampak perceraian orang tua bagi anak adalah maraknya fenomena kecemasan yang dialami remaja. Terapi zikir istigfar merupakan salah satu cara untuk menurunkan kecemasan yang dialami remaja dengan orang tua yang bercerai. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas terapi istigfar dalam menurunkan kecemasan remaja yang orang tuanya bercerai. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja yang berusia 13-18 tahun, laki-laki dan perempuan, orang tua bercerai, dan memiliki kecenderungan tingkat kecemasan sedang hingga berat. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kecemasan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mann-Whitney U Test, untuk melihat adanya perbedaan kecemasan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberikan terapi zikir istigfar. Hasil penelitian menunjukkan terapi zikir istigfar mampu menurunkan kecemasan pada remaja dengan orang tua yang bercerai. Sumbangan efektif zikir istigfar dalam menurunkan kecemasan sebesar 46%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKecemasanen_US
dc.subjectRemajaen_US
dc.subjectPerceraian Orang Tuaen_US
dc.subjectTerapi Zikir Istighfaren_US
dc.titleEfektivitas Terapi Zikir Istigfar untuk menurunkan Kecemasan Pada Remaja Dengan Orang Tua yang Berceraien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21915061


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record