| dc.description.abstract | Tren konsumsi ayam masyarakat Indonesia terus meningkat dengan rata-rata laju tahunan
sebesar 7,03% selama delapan tahun terakhir. Disisi lain, ditinjau dari segi produksi, produksi
ayam di Indonesia terus meningkat dengan rata-rata produksi meningkat sebesar 14,26% per
tahun selama delapan tahun terakhir. Pulau Jawa merupakan penyumbang terbesar populasi
ayam broiler nasional sebesar 65,91% per tahun. Provinsi Jawa Tengah adalah salah satu
penyumbang terbesar produksi ayam ras pedaging di Pulau Jawa. Provinsi ini memberikan
kontribusi produksi ayam broiler sebesar 19,27% per tahun selama 4 tahun terakhir. Penelitian
ini dilakukan di Arie Farm yang berada di Kabupaten Sragen. Arie Farm masih belum memiliki
metode penjadwalan panen ayam yang sesuai. Terdapat tujuh variasi bobot ayam yang dapat
dipanen dan memiliki keuntungan yang berbeda-beda. Metode penjadwalan panen ayam yang
digunakan Arie Farm saat ini belum memanfaatkan perbedaan keuntungan pada tiap variasi
bobot ayam dan masih dapat dioptimalkan. Metode penjadwalan panen yang digunakan pada
penelitian ini adalah integer linear programming. Fungsi tujuan (objective function) yang
digunakan adalah memaksimalkan keuntungan panen ayam. Terdapat batasan (constraint)
berupa jumlah permintaan, kepadatan kandang, kapasitas panen, dan jumlah ayam yang
terpanen. Metode integer linear programming dapat meningkatkan keuntungan panen ayam
sebesar Rp8.012.504,99 atau 12,41% dalam waktu satu periode panen dan tidak melebihi
batasan-batasan yang ada. Jika dalam waktu satu tahun Arie Farm melakukan produksi ayam
sebanyak enam kali, maka keuntungan panen ayam dapat ditingkatkan sebanyak
Rp48.075.029,94. Pada penelitian ini juga dilakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan
nilai faktor-faktor yang mempengaruhi hasil keuntungan panen ayam. Dari hasil analisis
sensitivitas, faktor yang sangat berpengaruh terhadap hasil keuntungan panen ayam adalah
harga jual ayam dan harga pakan ayam. | en_US |