Hubungan Efikasi Diri Terhadap Kematangan Karir Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Pasca Pandemi Covid-19
Abstract
Penelitian ini membahas hubungan efikasi diri terhadap kematangan karir
pada mahasiswa tingkat akhir pasca pandemi covid-19. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui secara empiris mengenai hubungan efikasi diri dengan
kematangan karir mahasiswa tingkat akhir sebanyak 295 responden yang sedang
menempuh skripsi. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya
hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dan kematangan karir pada
mahasiswa tingkat akhir pasca pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan
desain penelitian kuantitatif (korelasional). Alat ukur skala General Self-Efficacy
Scale (GSES) oleh Schwarzer & Jerusalem (1993) yang diadaptasi oleh Novriantro,
dkk (2019) untuk mengukur efikasi diri (a = 0.871) dan skala Career Development
Inventory (CDI) oleh Super (1973) yang dimodifikasi oleh Anugrah Putra dan Pasca
Rini (2023) untuk mengukur kematangan karir (a = 0.907). Pada uji korelasi
pearson correlation pada kedua variabel menunjukkan hasil r = 0.332 dan p = 0.000
(p 0.05). Artinya, secara signifikan efikasi diri berkorelasi positif dengan
kematangan karir mahasiswa tingkat akhir. Mahasiswa dengan efikasi diri yang
tinggi cenderung memiliki kematangan karir yang tinggi. Sebaliknya, mahasiswa
dengan efikasi diri yang rendah cenderung memiliki kematangan karir yang rendah.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa
hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Collections
- Psychology [2602]
