| dc.description.abstract | Suplai air bersih dari PDAM di Kabupaten Bekasi kepada ribuan pelanggannya
terpaksa terhenti. Pihak PDAM menghentikan sementara pengolahan air karena
sungai di Bekasi yang menjadi sumber air baku telah tercemar limbah. PT X
merupakan sebuah perusahaan industri di Kabupaten Bekasi yang ingin mendaur
ulang air limbah domestiknya agar dapat digunakan kembali menjadi air bersih. PT
X menghasilkan debit air limbah sebesar 11,5 m3/hari. Tujuan penelitian ini ialah
untuk merencanakan daur ulang air limbah domestik menjadi air bersih serta
mengetahui potensinya terhadap perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan
pemilihan teknologi menggunakan metode skoring dan selanjutnya akan
diperhitungkan desain teknik detailnya. Teknologi yang digunakan yaitu membran
filtrasi. Membran filtrasi ialah media membran semipermeabel dengan ukuran pori-
pori yang sangat kecil untuk menyaring partikel, mikroorganisme, dan juga ion.
Direncanakan pengolahan lanjut dari effluent IPAL yaitu menggunakan kombinasi
membran ultrafiltrasi dan reverse osmosis. Biaya pembangunan IPA ialah sebesar
Rp 19.081.536 dengan hasil akhir air bersih pada perencanaan IPA ini ialah 7,76
m3/day dan air reject nya 3,74 m3/day. Nilai konsentrasi pada air limbah setelah
melalui proses IPA menghasilkan BOD = 0,10 mg/L, COD = 0,71 mg/L, amoniak
= 0,093, dan Total Coliform = 0,68 CFU/100mL. PT X setelah melakukan
pembangunan IPA akan menghemat pembeli air dari PDAM sekitar 7,76 m3/hari
dengan harga Rp 154.424. | en_US |