RUANG PEJALAN KAKI: MEMAHAMI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP AKTIVITAS BERJALAN KAKI DI KAWASAN KOMERSIAL (Studi Kasus Jl. Pangeran Mangkubumi)
Date
2024-07-01Author
Ramadhan, Muhammad Wildan Rizki
Anggraini, Stefy Prasasti
Nurulhuda, Aesha Mutiara
Metadata
Show full item recordAbstract
Aktivitas berjalan kaki, meskipun merupakan mode transportasi ramah
lingkungan, seringkali diabaikan dalam konteks urbanisasi cepat. Konsep antropometri
dan aplikasinya, sebagaimana disajikan oleh Hari Purnomo pada tahun 2013, diadopsi
untuk mengeksplorasi bagaimana faktor fisik individu mempengaruhi persepsi terhadap
berjalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat terhadap
aktivitas berjalan kaki di kawasan komersial Jl. Pangeran Mangkubumi. Studi meliputi
observasi lapangan dan behavior mapping untuk menganalisis aktivitas masyarakat di Jl.
Pangeran Mangkubumi. Data dianalisis secara kualitatif, mengidentifikasi faktor-faktor
yang mempengaruhi persepsi terhadap berjalan kaki, termasuk antropometri. Hasil studi
ini memberikan wawasan mendalam tentang persepsi masyarakat terhadap berjalan
kaki di area komersial. Temuan ini bisa menjadi dasar untuk merancang strategi inklusif
dan berkelanjutan. Faktor antropometri dianggap penting untuk meningkatkan
penerimaan terhadap berjalan kaki. Penelitian ini juga berkontribusi dalam memahami
mobilitas berkelanjutan di perkotaan modern. Studi ini memberikan wawasan mengenai
persepsi berjalan kaki di kawasan komersial Jl. Pangeran Mangkubumi. Hal ini menjadi
dasar untuk meningkatkan mobilitas berkelanjutan dan membangun kota yang inklusif
dan sehat.
