Show simple item record

dc.contributor.authorAsy’ari, Abdurrahman Wahid
dc.contributor.authorAnggraini, Stefy Prasasti
dc.contributor.authorNurulhuda, Aesha Mutiara
dc.date.accessioned2025-01-04T10:50:41Z
dc.date.available2025-01-04T10:50:41Z
dc.date.issued2024-07-01
dc.identifier.issn2964-8483
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/54215
dc.description.abstractKonsep 15-minute city merupakan konsep perencanaan kota yang terkenal dan populer yang dapat mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas lingkungan. Konsep ini merupakan konsep yang mengusung fasilitas dan layanan perkotaan yang dapat di jangkau dalam waktu 15 menit berjalan kaki atau bersepeda dari pusat kota. Tugu yogyakarta merupakan pusat kota atau landscape kota yang bisa diterapkan sebagai titik temu untuk konsep 15 minute city. Konsep ini meninjau beberapa aspek untuk dapat dilaksanakan di suatu kota yaitu fasilitas bangunan pendukung dan manusia sebagai penggunanya. Konsep ini juga dapat memberikan dampak kepada lingkungan karena penggunanya di wajibkan untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Tujuan dalam penelitian ini menganalisis penerapan konsep 15 minute city pada aspek walkability pada kawasan Tugu Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif dengan cara mengidentifikasi jarak bangunan eksisting dan kuesioner kepada pengguna yang ada di kawasan Tugu Yogyakarta. Dengan adanya penelitian ini akan menghasilkan data kenyamanan berjalan dan penerapan konsep 15- minute city sebagai evaluasi bagi pemerintah kota Yogyakarta.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseriesSAKAPARI 13;
dc.subjectkonsep 15-minute cityen_US
dc.subjectwalkabilityen_US
dc.subjectwisata Yogyakartaen_US
dc.titleKAJIAN WALKABILITY PADA KONSEP 15-MINUTE CITY (Studi Kasus Tugu Yogyakarta)en_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record