| dc.description.abstract | Sebuah bangunan yang dulunya menjadi Kampus Akademi Seni Rupa (ASRI)
pada tahun 1950, mengalami masa terbengkalai sejak 1998. Namun, pada tahun 2006,
kompleks bangunan ini mengalami transformasi menjadi Kompleks Jogja National
Museum. Dengan tema "Art, Culture, and Entertainment In a Historical Site," proyek ini
merupakan bagian dari upaya Cipta Ruang (Place Making) yang merupakan hasil
kolaborasi antara M Bloc Group dan Jogja National Museum. Dalam transformasinya,
bangunan ini berusaha memadukan seni, budaya, dan hiburan di dalam sebuah situs
bersejarah. Melihat jumlah pengunjung penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini
untuk mengetahui aktivitas apa sajakah yang berlangsung di dalamnya dan juga pola
dari aktivitas yang ada di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kulitatif yaitu dengan melakukan pengamatan atau menganalisis sesuai dengan fakta
dilapangan, dan mengumpulkan data melalui pengamatan dan disampaikan dengan
narasi. Hasil penelitian berupa pengaruh penataan ruang untuk kenyamanan ruang
publik di Jogja National Museum. | en_US |