STREETFOOD SEBAGAI PENGGERAK RUANG PUBLIK STUDI KASUS: KAWASAN JALAN PANDANARAN
Date
2024-07-01Author
Arigya, Dwi Adinda
Anggraini, Stefy Prasasti
Nurulhuda, Aesha Mutiara
Metadata
Show full item recordAbstract
Streetfood adalah makanan yang dijual dan disajikan dijalan atau area umum,
biasanya oleh pedagang kaki lima atau penjual yang tidak memiliki tempat makan tetap.
Makanan yang dijual pun biasanya beragam, disajikan secara sederhana, dengan cara
yang cepat, dan biasanya dibawa pulang (tidak bisa makan ditempat). Streetfood
biasanya menjualkan makanan yang terkait dengan budaya lokal dan seringkali menjadi
bagian penting dari pengalaman kuliner bagi pengunjung. Di Jalan Pandanaran terdapat
Streetfood yang terletak di pinggir/ruas jalan. Mereka menjualkan dagangannya dengan
harga murah karena Pandanaran merupakan Kawasan mahasiswa Universitas Islam
Indonesia. Terkadang dikarenakan ramainya pengunjung yang datang belanja dan
memarkirkan kendaraannya di tepi jalan,membuat Pro dan kontra dalam hal ini.
Ditambah lagi dengan adanya pertigaan Jalan lintas antar Jalan Kaliurang km 13. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahuI Placemaking dari area Streetfood di Jalan pandanaran
dan mengidentifikasi kelayakan ruang berdasarkan perilaku PKL. Penelitian ini akan
menggunakan metode kualitatif yaitu pengumpulan data dengan cara memahami dan
menggali informasi mendalam seperti wawancara pengguna atau pedagang. Hasil yang
diharapkan dari penelitian ini dapat dilihat bahwa placemaking Streetfood berpengaruh
terhadap Kawasan Jalan Pandanaran. Kawasan ini berhasil membuat Sense of place
dengan cara memberikan sense pada siapapun yang datang kesana.
