Analisis Risiko dan Faktor Keterlambatan Proyek Pembangunan Gedung XYZ
Abstract
PT Hutama Karya mendapatkan kontrak baru untuk proyek pembangunan Gedung XYZ, yakni
proyek peremajaan gedung yang meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, Mechanical, Electrical
and Plumbing (MEP) dan lansekap yang dikerjakan selama 240 hari kalender serta ditargetkan
selesai pada bulan September 2024. Aktivitas pekerjaan sistem elevator pada fase pekerjaan
Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) dan fase Test Commissioning pada proyek
pembangunan Gedung XYZ merupakan salah satu aktivitas yang berada di jalur kritis dan
apabila terjadi keterlambatan pada pelaksanaannya dapat mempengaruhi keseluruhan rencana
proyek yang telah direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko
dan faktor yang dapat menyebabkan keterlambatan dan memberikan usulan langkah-langkah
mitigasi pada proyek pembangunan Gedung XYZ dalam sisa waktu pembangunan yang
tersedia. Berdasarkan hasil identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko menggunakan manajemen
risiko ISO 31000:2018 didapatkan 17 risiko yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek
pembangunan Gedung XYZ dengan faktor penyebab terbesarnya berasal dari manusia,
material, mesin, metode, dan lingkungan. Usulan tindakan preventif dan mitigasi menggunakan
metode Bow Tie analyisis dan difokuskan pada risiko yang berada di level kategori Moderate
to High, yakni Risiko Keterlambatan pengiriman material dan alat akibat stock material pada
stockyard/quarry yang menipis dan proses produksi Long Lead Item yang lama (A.2) dan
Risiko Kecelakaan Kerja (A.8) pada peristiwa risiko pekerjaan sistem elevator. Implementasi
tindakan preventif dan mitigasi yang telah diusulkan terbukti mampu menurunkan skala
severity, skala occurance, serta level kategori risiko (A.2) menjadi Low to Moderate dan risiko
(A.8) menjadi kategori Low.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
