Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
Abstract
Latar Belakang: Mahasiswa fakultas kedokteran UII umumnya memiliki kegiatanakademik yang padat. Kegiatan akademik ini dilakukan dari pagi hari hinggasorehari sehingga aktivitas mahasiswa lebih banyak duduk dalamsatu hari penuh. Kondisi ini bisa berdampak pada aktivitas fisik harian mahasiswa yang masukkategori sedentary behaviour. Sedentary behaviour memiliki dampak buruk bagi
kesehatan dan menjadi faktor risiko terjadinya penyakit yang salah satunyaadalah kualitas tidur yang buruk. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik terhadapkualitas tidur mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Islam Indonesia
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional analitikmenggunakan data primer berupa kuisioner pada mahasiswa FakultasKedokteran Universitas Islam Indonesia angkatan 2021, 2022, dan 2023padaakhir bulan Agustus 2024 hingga akhir bulan September 2024. Sampel penelitianini diambil menggunakan metode stratified random sampling. Analisis datamenggunakan analitis univariat dan analisis bivariat dengan Spearman. Hasil: Penelitian ini melibatkan 98 orang subyek penelitian, dari 98 orangterdapat 8 orang yang tidak memenuhi syarat kriteria inklusi sehinggamenyisakan 90 orang subyek penelitian. Kemudian, dari 90 orang subjekpenelitian didapatkan 31 orang (34,4%) jenis kelamin laki-laki dan 59 orang(65,6%) jenis kelamin perempuan. Peserta penelitian terdiri dari tiga angkatanyaitu: angkatan 2021 sebanyak 28 orang (31,1%), angkatan 2022 sebayak31orang (34,4%), dan angkatan 2023 sebanyak 31 orang (34,4%). Pada penelitianini didapatkan 27 orang (30%) dengan aktivitas fisik rendah dan 63 orang (70%). Kemudian, Pada penelitian ini juga didapatkan 48 orang dengan kualitas tidur
baik dan 42 orang dengan kualitas tidur buruk. Analisis data didapatkan bahwatidak ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur
(nilai p = 0,651). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa tidak terdapat
hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada mahasiswa FKUII. Ketidaksesuaian ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya: (1) streskarena beban akademik, (2) waktu aktivitas fisik, (3) kelelahan berlebih, (4)
keseimbangan energi.
Collections
- Medical Education [2954]
