Pengaruh Fermentasi dan Metode Maserasi Terhadap Sifat Fisikokimia Ekstrak Kayu Gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.)
Abstract
Gaharu merupakan resin yang dihasilkan oleh pohon Aquilaria sebagai mekanisme
pertahanan diri dari kerusakan fisik, kimia dan biologis. Gaharu memiliki aroma dan
aktivitas farmakologis tinggi, sehingga permintaan ekstraknya meningkat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi dan maserasi kayu gaharu terhadap
rendemen, karakteristik sensori, sifat fisik, dan komponen kimia dari ekstrak. Tahapan
dari penelitian meliputi pengecilan ukuran kayu, fermentasi, ekstraksi dengan maserasi
menggunakan pelarut etil asetat dan etanol, analisis sifat fisika serta karakterisasi
menggunakan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi dan pengecilan
ukuran meningkatkan rendemen ekstrak (0,0018%), ekstraksi dengan etil asetat
menghasilkan rendemen lebih tinggi (0,0033%) dibandingkan etanol (0,0030%), dan
analisis GC-MS mengidentifikasi senyawa seskuiterpen 10-epi-γ-eudesmol dan α-
eudesmol. Peningkatan konsentrasi ragi mempengaruhi sifat fisik ekstrak, meliputi
aroma (lebih wody dan acidic), warna (semakin pekat), dan % rendemen, dengan
persentase tertinggi terdapat pada perbandingan sampel dan ragi 10:1. Peningkatan
volume pelarut menurunkan berat jenis ekstrak, namun tidak berpengaruh signifikan
terhadap indeks bias ekstrak.
Collections
- Chemistry [753]
