| dc.description.abstract | Tekanan baik dari perkuliahan maupun pekerjaan, yang berdampak pada mahasiswa merasa
letih dan cemas yang dan rentan memiliki kesejahteraan psikologis yang rendah. penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan resiliensi sebagai mediator pengaruh
dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa yang bekerja. Dengan
menggunakan desain kuantitatif, penelitian ini melibatkan 152 mahasiswa dari berbagai
program studi yang bekerja part-time ataupun full-time. Pengumpulan data menggunakan skala
Connor-Davindon Resilience- Scale (CD-RISC), dukungan sosial menggunakan skala
multidimensional scale of perceived social suport (mspss), dan kesejahteraan psikologis
menggunakan skala psychological well-being scale (pwbs). analisis data menggunakan teknik
analisis mediasi menggunakan PROCESS versi 4.3 (Hayes, 2018) di SPSS. Hipotesis dari
penelitian ini adalah resiliensi berperan sebagai mediator dalam pengaruh dukungan sosial
terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa yang sedang bekerja. Hasil pada penelitian ini
adalah bahwa resiliensi berperan sebagai mediator yang signifikan dalam memperkuat
pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa yang sedang bekerja. | en_US |