Show simple item record

dc.contributor.authorMerukh, Fathrah Rachmah Madinna
dc.date.accessioned2025-01-02T06:05:03Z
dc.date.available2025-01-02T06:05:03Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54160
dc.description.abstractLatar Belakang: Beberapa Fakultas Kedokteran mengimplementasikan metode pembelajaran dari model Problem Based Learning (PBL) dalam bentuk pembelajaran kelas besar. Salah satu contoh metode pembelajaran kelas besar di FK UII dikenal dengan istilah kuliah pakar. Bentuk perkuliahan yang disarankan ialah perkuliahan yang didukung oleh teori-teori pembelajaran yang mendasari PBL sebagai filosofi pendidikan, yaitu kuliah yang telah dimodifikasi dengan mempertimbangkan aspek pembelajaran bermakna (Fyrenius, Bergdahl dan Silén, 2005). Menurut Dolmans et al. (2005) pembelajaran modern yang disarankan adalah pembelajaran yang didasari empat prinsip PBL, yaitu konstruktif, kolaboratif, kontekstual, dan self direct. Berdasarkan survey pendahuluan didapatkan adanya berbagai permasalahan dalam metode pembelajaran kelas besar, salah satunya ialah cara penyampaian materi oleh beberapa dosen yang dianggap teoritis, kurang interaktif, dan kurang dimengerti sehingga mahasiswa menjadi lebih pasif. Hal tersebut tidak memenuhi prasyarat pembelajaran bermakna dalam metode kuliah dan belum sesuai empat prinsip PBL. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa FK UII terhadap pelaksanaan pembelajaran kelas besar yang diterapkan oleh FK UII dan harapan yang diinginkan oleh mahasiswa FK UII terhadap proses pembelajaran kelas besar dalam model pembelajaran PBL. Tujuan Penelitian: Mengeksplorasi persepsi dan harapan yang diinginkan Mahasiswa FK UII terhadap metode pembelajaran kelas besar dalam model pembelajaran PBL Metode Penelitian: Penelitan ini menggunakan metode kualitatif desain studi kasus. Sumber data dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria jenis kelamin dan Indeks Prestasi Kumulatif. Pengambilan data dilakukan dengan Focus Group Discussion (FGD) pada 24 orang mahasiswa aktif Angkatan 2021 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Analisa data penelitian ini menggunakan framework PBL. Hasil: Berdasarkan hasil FGD didapatkan bahwa mahasiswa memahami PBL sebagai model pembelajaran yang kontekstual, konstruktif, kolaboratif, dan self direct learning. Persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan kelas besar model PBl bervariasi, ada yang sudah sesuai model PBL, ada yang tidak sesuai model PBL, dan terdapat tantangan dalam pelaksanaannya. Motivasi mahasiswa mengikuti kuliah pakar dipengaruhi oleh motivasi internal dan eksternal. Mahasiswa berharap perbaikan metode pebelajaran dari segi kurikulum, dosen, maupun mahasiswa. Kesimpulan: Persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran kelas besar model PBL yang diterapkan oleh FK UII bervariasi. Sebagian mahasiswa menilai pelaksanaan kelas besar sudah menerapkan prinsip-prinsip PBL. Namun, beberapa mahasiswa lainnya menilai pelaksanaan kelas besar belum sepenuhnya sesuai dengan model PBL. Oleh karena itu, mahasiswa berharap adanya perbaikan terhadap kurikulum, dosen, maupun mahasiswa itu sendiri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kelas besar dalam model PBL.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPersepsien_US
dc.subjectPembelajaran Kelas Besaren_US
dc.subjectProblem Based Learningen_US
dc.subjectPendidikan Kedokteranen_US
dc.titlePersepsi Mahasiswa Kedokteran Terhadap Metode Pembelajaran Kelas Besar dalam Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711095


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record