| dc.description.abstract | Latar Belakang: Beberapa Fakultas Kedokteran mengimplementasikan metode
pembelajaran dari model Problem Based Learning (PBL) dalam bentuk pembelajaran
kelas besar. Salah satu contoh metode pembelajaran kelas besar di FK UII dikenal
dengan istilah kuliah pakar. Bentuk perkuliahan yang disarankan ialah perkuliahan
yang didukung oleh teori-teori pembelajaran yang mendasari PBL sebagai filosofi
pendidikan, yaitu kuliah yang telah dimodifikasi dengan mempertimbangkan aspek
pembelajaran bermakna (Fyrenius, Bergdahl dan Silén, 2005). Menurut Dolmans et al.
(2005) pembelajaran modern yang disarankan adalah pembelajaran yang didasari
empat prinsip PBL, yaitu konstruktif, kolaboratif, kontekstual, dan self direct.
Berdasarkan survey pendahuluan didapatkan adanya berbagai permasalahan dalam
metode pembelajaran kelas besar, salah satunya ialah cara penyampaian materi oleh
beberapa dosen yang dianggap teoritis, kurang interaktif, dan kurang dimengerti
sehingga mahasiswa menjadi lebih pasif. Hal tersebut tidak memenuhi prasyarat
pembelajaran bermakna dalam metode kuliah dan belum sesuai empat prinsip PBL.
Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa FK
UII terhadap pelaksanaan pembelajaran kelas besar yang diterapkan oleh FK UII dan
harapan yang diinginkan oleh mahasiswa FK UII terhadap proses pembelajaran kelas
besar dalam model pembelajaran PBL.
Tujuan Penelitian: Mengeksplorasi persepsi dan harapan yang diinginkan Mahasiswa
FK UII terhadap metode pembelajaran kelas besar dalam model pembelajaran PBL
Metode Penelitian: Penelitan ini menggunakan metode kualitatif desain studi kasus.
Sumber data dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria jenis
kelamin dan Indeks Prestasi Kumulatif. Pengambilan data dilakukan dengan Focus
Group Discussion (FGD) pada 24 orang mahasiswa aktif Angkatan 2021 Fakultas
Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Analisa data penelitian ini menggunakan
framework PBL.
Hasil: Berdasarkan hasil FGD didapatkan bahwa mahasiswa memahami PBL sebagai
model pembelajaran yang kontekstual, konstruktif, kolaboratif, dan self direct learning.
Persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan kelas besar model PBl bervariasi, ada
yang sudah sesuai model PBL, ada yang tidak sesuai model PBL, dan terdapat
tantangan dalam pelaksanaannya. Motivasi mahasiswa mengikuti kuliah pakar
dipengaruhi oleh motivasi internal dan eksternal. Mahasiswa berharap perbaikan
metode pebelajaran dari segi kurikulum, dosen, maupun mahasiswa.
Kesimpulan: Persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran kelas besar model PBL yang
diterapkan oleh FK UII bervariasi. Sebagian mahasiswa menilai pelaksanaan kelas besar
sudah menerapkan prinsip-prinsip PBL. Namun, beberapa mahasiswa lainnya menilai
pelaksanaan kelas besar belum sepenuhnya sesuai dengan model PBL. Oleh karena itu,
mahasiswa berharap adanya perbaikan terhadap kurikulum, dosen, maupun mahasiswa
itu sendiri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kelas besar dalam model PBL. | en_US |