| dc.description.abstract | Plastik apabila sudah rusak cenderung tidak digunakan kembali sehingga limbah plastik yang terbuang berpotensi terdegradasi menjadi mikroplastik. Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran mikro dengan diameter yang ukurannya ≤ 5 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kelimpahan mikroplastik berdasarkan jumlah, jenis, warna, dan jenis polimer, serta sebaran mikroplastik yang terdapat pada 7 titik lokasi Sungai Sayung. Penelitian ini menggunakan metode yang dimodifikasi dari NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kelimpahan mikroplastik dengan kelimpahan tertinggi mencapai 10 partikel/L dan kelimpahan terendah mencapai 3 partikel/L. Jenis mikroplastik yang paling dominan adalah jenis fragmen, dengan total kelimpahan mencapai 23 partikel/L, dan kelimpahan paling rendah yaitu pellet mencapai 0,08 partikel/L. Warna mikroplastik paling dominan adalah warna hitam dengan total kelimpahan 12 partikel/L, dan warna ungu dengan kelimpahan terendah yaitu 0,17 partikel/L. Pengujian jenis polimer menggunakan FTIR (Fourier Transform Infrared), menunjukkan sebaran jenis polimer yang paling mendominasi yaitu High Density Polyethylene (HDPE) mencapai persentase sebanyak 29%, Polystyrene (PS) dan Nylon masing-masing 5% sekaligus menjadi polimer dengan persentase yang rendah. | en_US |