Analisis Risiko Kesehatan Akibat Keberadaan Mikroplastik pada Ikan Konsumsi Hasil Tangkapan Nelayan di Kawasan Pantai Utara Jawa
Abstract
Akumulasi sampah plastik di perairan Indonesia yang tinggi berbanding lurus dengan meningkatnya potensi mikroplastik. Dengan meningkatnya mikroplastik dapat memicu berbagai masalah baik lingkungan maupun kesehatan. Tujuan dari penelitian ini untuk Identifikasi dan klasifikasi keberadaan mikroplastik berdasarkan jenis dan warna terhadap ikan pelagis dan demersal di laut Semarang, Kendal, dan Demak kemudian Identifikasi tingkat risiko kesehatan akibat konsumsi ikan tercemar mikroplastik. Pengambilan sampel dilakukan dengan membeli beberapa jenis ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Semarang, Kendal, dan Demak. Dengan hasil. Analisis lab menggunakan destruksi KOH, pemisahan densitas dengann ZnCl, penggunaan mikroskop dan FTIR guna mendeteksi mikroplastik dan jenisnya. Partikel mikroplastik pada ikan pelagis di TPI Demak, Semarang, Kendal berturut-turut memiliki kelimpahan 345 partikel, 345 partikel, dan 333 partikel. Partikel mikroplastik pada ikan demersal di TPI Demak, Semarang, dan Kendal secara berturut-turut sebanyak 189 partikel, 80 partikel, dan 96 partikel. Warna hitam menjadi warna dominan dengan 952 partikel. Dominasi level indeks risiko polimer berada di level IV dengan risiko, sensitisasi pernapasan dan kulit.
Collections
- Environmental Engineering [1826]
