Self-compassion dan Resiliensi Akademik Pada Siswa Kelas XII di Kota Pekanbaru
Abstract
Resiliensi akademik adalah kemampuan penting bagi siswa dalam menghadapi
tekanan dan menjaga kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini bertujuan
untuk mengeksplorasi hubungan antara self-compassion dan resiliensi akademik
pada siswa kelas XII di MAN X Kota Pekanbaru. Penelitian ini menguji hipotesis
bahwa terdapat hubungan positif antara self-compassion dengan resiliensi
akademik di kalangan siswa tersebut. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini
melibatkan 260 siswa kelas XII (berusia 16-18 tahun) yang merupakan bagian dari
kelompok usia remaja tengah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
kuesioner offline, memodifikasi alat ukur Self-Compassion Scale (SCS) untuk
menilai self-compassion serta Academic Resilience Scale (ARS) guna mengukur
resiliensi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan
positif yang cukup signifikan antara self-compassion dan resiliensi akademik.
Siswa yang memiliki tingkat self-compassion lebih tinggi cenderung menunjukkan
kemampuan yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan akademik. Ini
menegaskan bahwa self-compassion berperan dalam meningkatkan ketahanan
akademik siswa, memungkinkan mereka menghadapi stres dan tantangan dengan
lebih baik. Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyimpulkan
bahwa self-compassion dapat membantu individu dalam mengelola tekanan
akademik secara lebih efektif. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini diterima
dan temuan ini dapat menjadi dasar bagi upaya peningkatan resiliensi siswa di
lingkungan pendidikan.
Collections
- Psychology [2602]
