Pengembangan Media Pembelajaran Video Tutorial Berbasis Simulasi untuk meningkatkan Keterampilan Mandi Wajib Bagi Penyandang Tunagrahita
Abstract
Kaum disabilitas tunagrahita sering mengalami kesulitan dalam praktik
keterampilan hidup sehari-hari seperti merawat diri sendiri dan pelaksanaan ibadah.
Hal ini karena kemampuan kognitif dan adaptif yang rendah. Kesulitan tersebut
perlu diatasi melalui kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan video tutorial berbasis simulasi sebagai media pembelajaran yang
layak dan efektif guna meningkatkan keterampilan mandi wajib bagi penyandang
tunagrahita. Penelitian ini menggunakan model 4D Thiagarajan. Teknik
pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan angket. Uji
coba produk dilakukan melalui review ahli, uji coba terbatas, dan uji coba skala
luas. Teknik analisis data yang digunakan secara kuantitatif dan kualitatif. Review
para ahli menunjukkan bahwa video tutorial mandi wajib ini layak untuk digunakan
untuk meningkatkan keterampilan mandi wajib bagi penyandang tunagrahita. Uji
coba terbatas di SLBN 2 Yogyakarta menunjukkan bahwa tingkat keterbacaan
media sebesar 81,11 (baik) dengan peningkatan keterampilan mandi wajib 80%.
Penerapan uji luas di SLBN 1 Yogyakarta menunjukkan tingkat keterbacaan media
sebesar 92,36 (baik) dan di SLBN Pembina 86 (baik). Media ini efektif
meningkatkan keterampilan mandi wajib pada peserta didik tunagrahita di SLBN 1
Yogyakarta sebesar 85,33% dan SLBN Pembina sebesar 81,33%. Media video
tutorial mandi wajib ini dapat terus dikembangkan untuk disabilitas lainnya. Hal ini
semakin mendukung rencana strategis UII yaitu Pembangunan Inklusif
Mewujudkan Masyarakat Madani Yang Berdaya Saing Tinggi Menghadapi Era
Industri 4.0 dan Society 5.0.
