Show simple item record

dc.contributor.authorKurniawan, Muhammad Yoga
dc.date.accessioned2024-12-23T05:24:55Z
dc.date.available2024-12-23T05:24:55Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54103
dc.description.abstractPada masa pandemi, Indonesia mengalami perkembangan penggunaan internet salah satunya dalam dunia hiburan. Tingkat peningkatan ini mencapai 78,19%. Hiburan yang disukai masyarakat Indonesia pada masa pandemi adalah menonton film atau serial TV. Salah satu aplikasi yang menyediakan layanan streaming film secara online adalah Prime Video. Prime Video adalah salah satu aplikasi streaming film atau serial TV yang dikembangkan oleh Amazon pada tahun 2006. Berdasarkan data di Play Store untuk aplikasi ini, rating yang didapat adalah 3.5 dari 5. Menurut beberapa review dari pengguna, pengguna merasa kesulitan untuk melakukan login dan mengeluhkan tentang UI aplikasi yang buruk. User Interface adalah tampilan dari sebuah produk seperti warna, tata letak, dan tulisan yang berfungsi menghubungkan sistem dengan pengguna atau user. User Experience adalah suatu experience atau pengalaman yang muncul dari pengguna yang telah menggunakan suatu produk atau aplikasi yang telah dikembangkan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai usability dan user satisfaction dari aplikasi Prime Video dengan melalukan evaluasi dan redesain aplikasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode A/B Testing, merupakan suatu metode yang digunakan dengan cara membandingkan sekaligus menguji 2 buah versi suatu produk atau aplikasi. Setelah dilakukan wawancara, diperoleh hasil bahwa aplikasi ini masih memiliki beberapa kekurangan di bagian user interface dan user experience. Setelah dilakukannya uji SUS kepada 5 responden terhadap aplikasi Prime Video, aplikasi ini mendapatkan skor 65.5 dan mendapatkan predikat Buruk. Setelah mendapatkan data yang dibutuhkan proses selanjutnya adalah proses redesain, proses ini dilakukan dengan mempertimbangkan permasalahan sebelumnya. Setelah dilakukan redesain maka aplikasi akan diujikan kembali kepada responden. Dari pengujian kembali aplikasi yang telah diredesain, diperoleh hasil wawancara bahwa aplikasi telah dapat mengatasi masalah sebelumnya, pada hasil uji SUS aplikasi juga mendapatkan peningkatan dengan hasil 81.5 dan mendapatkan predikat Sangat Baik. Dapat disimpulkan bahwa metode A/B Testing dapat membantu peneliti untuk melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi peningkatan untuk aplikasi. Penelitian ini juga menghasilkan sebuah rancangan desain yang dapat dijadikan rekomendasi untuk meningkatkan nilai usability aplikasi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectA/B Testingen_US
dc.subjectEvaluasien_US
dc.subjectRedesainen_US
dc.subjectUsabilityen_US
dc.subjectUser Experienceen_US
dc.subjectUser Interfaceen_US
dc.titleEvaluasi dan Redesain User Interface dan User Experience dengan Metode A/B Testing pada Aplikasi Prime Video Mobileen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20523227


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record