Pengembangan Gim Edukasi Interaktif untuk menjelajahi Sejarah Kerajaan Mataram Islam di Kotagede
Abstract
Kotagede, wilayah bersejarah di Yogyakarta, merupakan pusat penting Kerajaan
Mataram Islam yang memiliki banyak peninggalan budaya dan sejarah. Namun, kawasan ini
kurang menarik minat wisatawan karena penyampaian informasi sejarah yang kurang
interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan gim edukasi berbasis Android dengan
teknologi Augmented Reality (AR) untuk memberikan pengalaman belajar sejarah yang
menarik dan interaktif.
Penelitian menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development,
Implementation, Evaluation). Efektivitas gim dievaluasi menggunakan uji paired t-test antara
pre-test dan post-test, efisiensi diukur menggunakan uji central tendency (mean, median,
mode), sementara kepuasan dan Gameflow dinilai dengan kuesioner berbasis Likert dan diuji
reliabilitasnya menggunakan Cronbach’s Alpha.
Hasil penelitian menunjukkan gim "Legacy of Kotagede: The Islamic Mataram
Kingdom" berhasil meningkatkan pemahaman pengguna dengan hasil uji paired t-test yang
signifikan (p < 0,05), rata-rata peningkatan skor pretest dan post-test sebesar 47,5%. Uji
efisiensi menunjukkan rata-rata waktu penyelesaian gim sebesar 18 menit (mean), dengan
median 17 menit dan mode 16 menit. Rata-rata skor kepuasan pengguna mencapai 87,6%,
dengan nilai reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,718. Untuk Gameflow, skor rata-rata
mencapai 87,6% dengan nilai reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,924, yang menunjukkan
konsistensi dan kepuasan pengguna terhadap elemen permainan.
Kesimpulannya, gim ini efektif, efisien, dan disukai pengguna, dengan teknologi AR
yang berhasil meningkatkan daya tarik dan keterlibatan pengguna dalam memahami sejarah.
Penelitian ini menyarankan peningkatan mekanisme kontrol dan elemen visual untuk
pengalaman yang lebih optimal di masa mendatang.
Collections
- Informatics Engineering [2509]
