Show simple item record

dc.contributor.authorMufida, Rahma
dc.date.accessioned2024-12-23T01:49:41Z
dc.date.available2024-12-23T01:49:41Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54082
dc.description.abstractJob-hopping adalah suatu perilaku karyawan yang berpindah pekerjaan atau organisasi dalam waktu singkat. Fenomena job-hopping adalah fenomena global yang terjadi diseluruh dunia dan dianggap menjadi masalah dalam lingkungan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komitmen organisasi terhadap intensi job hopping dengan dimoderasi budaya organisasi. Subjek penelitian ini mencakup seluruh karyawan perusahaan trading alat berat di Jakarta yang berusia 22-32 tahun atau dapat disebut generasi milenial akhir, dengan minimal masa kerja 3 bulan dan tidak lebih dari 2 tahun. Metode penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan melakukan pengambilan data menggunakan skala intention job hopping, skala komitmen organisasi, dan juga skala budaya organisasi. Aplikasi Jamovi digunakan untuk menganalisis data penelitian untuk menguji hipotesis dengan analisis regresi dan analisis moderasi. Penelitian yang melibatkan 74 karyawan generasi milenial akhir di perusahaan trading alat berat Jakarta menunjukkan bahwa budaya organisasi tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara komitmen organisasi dan intensi job hopping. Artinya, meskipun budaya organisasi berpengaruh terhadap intensi job hopping, pengaruh tersebut tidak cukup kuat untuk secara signifikan mengubah hubungan antara komitmen organisasi dan intensi job hopping.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBudaya Organisasien_US
dc.subjectIntensi Job Hoppingen_US
dc.subjectKomitmen Organisasien_US
dc.titlePeran Moderasi Budaya Organisasi dalam Hubungan Komitmen Organisasi Terhadap Intensi Job Hopping pada Karyawan Generasi Milenialen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22915034


Files in this item

Thumbnail
This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record