| dc.description.abstract | Job-hopping adalah suatu perilaku karyawan yang berpindah pekerjaan atau organisasi
dalam waktu singkat. Fenomena job-hopping adalah fenomena global yang terjadi
diseluruh dunia dan dianggap menjadi masalah dalam lingkungan pekerjaan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komitmen organisasi terhadap intensi
job hopping dengan dimoderasi budaya organisasi. Subjek penelitian ini mencakup
seluruh karyawan perusahaan trading alat berat di Jakarta yang berusia 22-32 tahun atau
dapat disebut generasi milenial akhir, dengan minimal masa kerja 3 bulan dan tidak lebih
dari 2 tahun. Metode penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan
melakukan pengambilan data menggunakan skala intention job hopping, skala komitmen
organisasi, dan juga skala budaya organisasi. Aplikasi Jamovi digunakan untuk
menganalisis data penelitian untuk menguji hipotesis dengan analisis regresi dan analisis
moderasi. Penelitian yang melibatkan 74 karyawan generasi milenial akhir di perusahaan
trading alat berat Jakarta menunjukkan bahwa budaya organisasi tidak berperan sebagai
moderator dalam hubungan antara komitmen organisasi dan intensi job hopping.
Artinya, meskipun budaya organisasi berpengaruh terhadap intensi job hopping,
pengaruh tersebut tidak cukup kuat untuk secara signifikan mengubah hubungan antara
komitmen organisasi dan intensi job hopping. | en_US |