Show simple item record

dc.contributor.authorKhuzaimah, Farida
dc.contributor.authorRifani, Adisty Ananda
dc.date.accessioned2024-12-19T04:59:09Z
dc.date.available2024-12-19T04:59:09Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54037
dc.description.abstractEtilen oksida merupakan sebuah bahan baku yang sering digunakan dalam memproduksi bahan kimia lainnya seperti eter glikol, eter poli glikol, deterjen, pengemulsi dan pelarut. Dalam industri kimia, salah satu pabrik yang menggunakan etilen oksida sebagai bahan baku adalah Pabrik Etilen Glikol. Sebagai salah satu bahan baku yang penting di dalam Industri Kimia, etilen oksida masih belum dapat tercukupi kebutuhannya di Indonesia, sehingga untuk memenuhi kebutuhan etilen oksida di dalam negeri maka direncanakan pendirian pabrik etilen oksida dari etilen dan udara dengan proses oksidasi langsung pada 230 °C dan 20 atm di dalam reaktor fixed bed multitube. Pabrik etilen oksida dirancang dengan kapasitas 111.000 ton/tahun. Bahan baku yang digunakan adalah etilen sebanyak 1000 kg/jam dan udara sebanyak 5879,19 kg/jam. Reaksi antara etilen dan udara menghasilkan produk utama berupa etilen oksida dan produk samping berupa karbon dioksida dan air. Selain itu dibutuhkan penyedia utilitas meliputi air sebanyak 3.923,98 kg/jam dan listrik sebanyak 304,47 Kw serta menggunakan generator sebagai cadangan jika terjadi pemadaman listrik. Pabrik akan didirikan di daerah Kota Cilegon, Banten di atas tanah seluas 17.700 m2. Berdasarkan hasil analisis dari kondisi operasi dan sifat-sifat bahan serta produk menunjukkan bahwa pabrik etilen oksida memiliki tingkat risiko rendah (low risk). Hasil analisa kelayakan ekonomi terhadap pabrik ini menunjukkan beberapa poin, di antaranya: 1). Fixed Capital sebesar Rp1.224.041.862.838 2). Working Capital sebesar Rp245.759.450.951 3). Percent Return of Investment (ROI) Before Tax sebesar 35%, 4). Percent Return of Investment After Tax sebesar 27%, 5). Pay Out Time (POT) Before Tax selama 2,34 tahun, 6). Pay Out Time (POT) After Tax selama 2,85 tahun, 7). Break Event Point (BEP) sebesar 50,16%, 8). Shut Down Point (SDP) sebesar 27,82%, serta 9). Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 33,74%. Ditinjau dari segi ekonomi, pabrik etilen oksida dari etilen dan udara dengan kapasitas 111.000 ton/tahun ini cukup menarik dan layak apabila didirikan di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEtilenen_US
dc.subjectEtilen Oksidaen_US
dc.subjectUdaraen_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Etilen Oksida dari Etilen dan Udara Kapasitas 111.000 Ton/tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19521052
dc.Identifier.NIM19521001


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record