Hubungan Sarapan dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
Abstract
Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran memiliki berbagai kesibukan dan
tuntutan akademik yang cukup berat cenderung memiliki pola makan yang tidak
teratur termasuk seringnya melewatkan sarapan yang menjadi asupan pertama
setelah bangun tidur. Melewatkan sarapan dikaitkan dengan perasaan lelah,
susah berkonsentrasi, membuat mood menjadi lebih buruk dan juga membuat
kadar glukosa darah tidak stabil. Penurunan perhatian, fokus, dan kognitif pada
mahasiswa dapat membuat performa dan proses pembelajaran mahasiswa tidak
maksimal dan pada akhirnya berpengaruh terhadap tingkat kecemasan
mahasiswa dalam menghadapi proses pembelajaran khususnya ujian blok.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan sarapan dengan kecemasan
pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian cross-sectional. Subjek penelitian merupakan mahasiswa Kedokteran
Fakultas Kedokteran UII yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan
data dilakukan selama bulan Oktober 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 85
orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuesioner Semi Kuantitatif
FFQ dan Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS) yang telah diterjemahkan ke
dalam Bahasa Indonesia. Analisis data statistik dinilai menggunakan uji Chi-
Square pada aplikasi SPSS.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan subjek mahasiswa yang sarapan pada hari
ujian berjumlah 64 orang (75,3%) dan yang tidak sarapan berjumlah 21 orang
(24,7%). Pada variabel kecemasan, terdapat 73 orang (85,9%) dengan kategori
tidak cemas/normal, kategori kecemasan ringan berjumlah 12 orang (14,1%),
sedangkan pada kategori sedang dan berat berjumlah 0 orang (0%). Hasil
penelitian hubungan sarapan dan kecemasan pada mahasiswa terdapat 5 (7,8%)
subjek yang sarapan dan mengalami kecemasan, lalu terdapat 7 subjek (33,3%)
yang tidak sarapan dan mengalami kecemasan dengan hasil uji Chi-Square
didapatkan hasil p-value 0,008 (p<0,05). Hal tersebut bermakna signifikan dan
didapatkan nilai OR 5,900.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara sarapan dengan dengan kecemasan
pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.
Collections
- Medical Education [2954]
