• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Regulasi Emosi pada Mahasiswa yang mengalami Toxic Positivity

    Thumbnail
    View/Open
    20320233.pdf (5.365Mb)
    Date
    2024
    Author
    Hizaz, Lu’lu Malihatun
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini meneliti hubungan antara dukungan sosial dengan regulasi emosi pada mahasiswa yang mengalami toxic positivity. Toxic positivity mengacu pada penekanan yang berlebihan pada emosi positif, sehingga tidak mengakui perasaan negatif yang bisa berdampak buruk pada kesehatan mental. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk memahami dinamika antara dukungan yang diterima mahasiswa dari lingkungan sosial mereka dan kemampuan mereka untuk mengatur emosi secara efektif dengan menggunakan dua strategi yaitu cognitive reappraisal dan expressive suppression. Mahasiswa yang mendapatkan dukungan sosial yang kuat cenderung memiliki kemampuan regulasi emosi yang lebih baik, sehingga membantu mereka dalam menghadapi stres dan emosi negatif dengan lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan melibatkan 277 responden baik laki-laki maupun perempuan yang berusia 18-25 tahun sebagai mahasiswa aktif. Data Instrumen pengukuran dikumpulkan dari tiga skala yaitu Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) untuk regulasi emosi, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk dukungan sosial, dan skala Toxic Positivity. Data dikumpulkan melalui survei dan kuesioner yang menilai tingkat dukungan sosial dan regulasi emosi terhadap dua strategi emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden melaporkan tingkat dukungan sosial dan kemampuan regulasi emosi yang sedang, sementara sebagian besar mengalami tingkat toxic positivity yang sedang. Analisis menunjukkan hubungan yang positif namun tidak signifikan antara dukungan sosial dan cognitive reappraisal, koefisien korelasi r = 0.053 dan signifikan p = 0.191 (P>0.05). Serta korelasi negatif yang signifikan dengan expressive suppression, koefisien korelasi r = -0.198*** dan signifikan p = 0.001 (P<0.05). Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial penting untuk mengatur emosi, namun adanya toxic positivity pada mahasiswa dapat mempengaruhi efektivitas dukungan sosial tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya membina lingkungan di mana emosi positif dan negatif dapat diekspresikan dan dikelola dengan tepat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54008
    Collections
    • Psychology [2602]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV