Pra Rancangan Pabrik Magnesium Hidroksida dari Magnesium Klorida dan Natrium Hidroksida dengan Kapasitas 25.000 Ton/tahun
Abstract
Magnesium hidroksida merupakan senyawa kimia yang banyak digunakan
sebagai bahan baku pembuatan obat maag, pasta gigi, dan sebagai flame reterdant.
Saat ini indonesia masih mengandalkan impor dari Amerika Serikat dan China
untuk memenuhi kebutuhan magnesium hidroksida dalam negri. Oleh karena itu,
maka dirancanglah pabrik Magnesium Hidroksida berkapasitas 25.000 ton/tahum
dan berencana didirikan tahun 2030 di Cilegon, Jawa Barat yang akan beroperasi
selama 330 hari dalam satu tahun kerja. Proses yang digunakan dalam produksi
magnesium hidroksida merupakan proses presipitasi natrium hidroksida dan
magnesium klorida. Proses presipitasi berlangsung di dalam reaktor alir tangki
berpengaduk (RATB) dengan kondisi operasi suhu 60°C dan tekanan 1 atm. Bahan
baku yang dibutuhkan untuk memproduksi magnesium hidroksida 25.000 ton/tahun
yaitu natrium hidroksida sebanyak 5.714,34 kg/jam dan magnesium klorida
sebanyak 7.926,93 kg/jam. Unit utilitas pada pabrik magnesium hidroksida
diperlukan untuk menyediakan air pendingin, air proses, air steam, listrik, bahan
bakar, udara tekan, dan lain-lain. Ditinjau dari analisis kelayakan, pabrik ini
termasuk ke dalam low risk atau pabrik dengan resiko rendah dimana hasil Return
of Invesment (ROI) sebelum pajak sebesar 21,03% dan setelah pajak sebesar
13,67%. Nilai Pay Out Time (POT) sebelum pajak selama 3,2 tahun dan setelah
pajak 4,2 tahun. Persen Break Even Point (BEP) sebesar 55,2 %, Shut Down Point
(SDP) sebesar 27,5% , kapasitas produksi dan Discounted Cash Flow Rate of
Return (DCFR) sebesar 8%. Dengan berdasarkan data analisis teknis dan ekonomi
tersebut, maka pabrik Magnesium Hidroksida dengan kapasitas 25.000 ton/tahun
ini layak untuk dikaji lebih lanjut.
Collections
- Chemical Engineering [1334]
